Headline »

January 17, 2018 – 4:09 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
 
Agama Islam mengajarkan bahwa seluruh isi jagat raya ini adalah ciptaan Allah ﷻ. Segala yang nampak maupun tak nampak adalah ciptaan Allah ﷻ atau disebut makhuk. Hanya Allah lah Al Khalik (Sang …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Rudud

MAYORITAS DALAM AGAMA ISLAM ADALAH RAHMAT BUKAN ANCAMAN

Submitted by on January 7, 2018 – 11:51 am

Oleh : Husein Ali Assegaf*

Sering disalah pahami oleh sebagian awam , bahwa jika Islam menjadi mayoritas dalam sebuah tempat maka tempat tersebut akan terkesan keras dan radikal , mungkin karena mereka memandang tegasnya qhisas dan hukuman lain dalam Islam tanpa memahami apa tujuan dan hikmah dibalik tegasnya Islam dalam menjaga hak-hak setiap manusia , sehingga manusia pun mulia dan tidak dapat semena-mena dihilangkan nyawanya atau direndahkan diri , harta dan harga dirinya

Perlu dicermati bahwa syari’at Islam mengatur pemeluknya dengan aturan yang komplit , baik aturan yang sifatnya individu maupun umum , bahkan mengatur pemeluknya dalam bermu’amalah dengan non muslim , tentunya dengan mu’amalah yang terbaik sebagai mana yang dijelaskan Nabi Muhammad saw

Adapun jika ada seorang muslim yang ” kurang memahami ” aturan syari’at Islam sehingga berbuat apa yang tidak diajarkan oleh syari’at itu sendiri seperti meledakkan bom di gereja atau hal lainnya dengan menggangu non muslim , maka tidak relevan jika kita salahkan Islamnya ,karena hal tersebut tidak lebih dari kurang pahamnya orang tersebut akan Islam

Terbukti , kemerdekaan Indonesia merupakan buah dari perjuangan para pahlawan yang mana mayoritas mereka adalah para Muslimin bahkan banyak dari mereka yang sebenarnya seorang guru ngaji , mereka ikut serta mengajak para santri berjuang berani mati untuk kemerdekaan Indonesia , tapi setelah itu apakah mereka semena-mena dengan memaksa seluruh penduduk Indonesia baik muslim atau non muslim menjalankan syari’at Islam? Tentu tidak karena mereka memahami bahwa Islam tidak pernah mengajarkan pemaksaan dan Islam sangat menghormati keragaman dan perbedaan keyakinan

Islam itu mengajarkan Rahmat lil ‘alamin , menghormati non muslim dengan tidak mengganggu mereka namun bukan mencampur aduk ajaran dengan menjalani aturan ibadah mereka , karena itu menunjukkan tidak adanya pendirian dalam beragama

Kesimpulannya , bagi yang muslim mari memahami ajaran Islam lebih baik lagi , bagi yang non muslim kami sangat menghargai kalian jadi jangan memfitnah atau mengejek ummat Islam karena tidak semua ummat Islam dapat bersabar dan menahan amarahnya

Wallahu a’lam , semoga bermanfaat.

*Penulis adalah Alumni PonPes Dar Ihsan Tuban, Mahad Sunniyah Salafiyah Pasuruan dan Mahasiswa Fakultas Syari’ah tingkat akhir Universitas Al-Ahgaff Yaman

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.