Headline »

January 17, 2018 – 4:09 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
 
Agama Islam mengajarkan bahwa seluruh isi jagat raya ini adalah ciptaan Allah ﷻ. Segala yang nampak maupun tak nampak adalah ciptaan Allah ﷻ atau disebut makhuk. Hanya Allah lah Al Khalik (Sang …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Kalam Salaf, Teladan

MERAIH BERKAH DENGAN ADAB

Submitted by on December 26, 2017 – 4:54 am

Oleh Ustadz Muhammad bin Husain Alhabsyi Solo, alumni mahad Sunniyah Salafiyah Pasuruan

 

Dikisahkan dizaman Harun Ar-Rasyid, beliau mempunyai seorang anak lelaki dan berniat untuk mengirimnya kepada Ulama supaya bisa belajar tentang ilmu dan adab.

Maka ada disuatu daerah ulama yang alim, beliau bernama Asma’i. Dan dikirimlah anaknya untuk menuntut ilmu dan adab pada ulama Asma’i.

Suatu waktu Harun Ar-Rasyid berangkat untuk menjenguk anaknya yang sudah lama menuntut ilmu dan adab, maka berangkatlah Harus Ar-Rasyid.

Sesampainya ditempat anaknya menuntut ilmu, beliau melihat Ulama Asma’i sedang berwudhu dalam posisi membasuh kakinya dan yang menuang air adalah anak Harun Ar-Rasyid.

Melihat kejadian tersebut, Harun Ar-Rasyid menjumpai Ulama Asma’i dan menegurnya dengan berkata:
“Wahai Ulama, bukankah aku mengirim anakku kepadamu untuk belajar ilmu dan adab yang besar? Tapi kenapa engkau hanya menyuruh anakku untuk menuangkan air? Kenapa engkau tidak menyuruhnya untuk menuangkan air sedangkan tangan yang satunya untuk membasuh kakimu?”

(Sumber: Kitab Ta’lim Mutaa’lim)

Dikatakan juga oleh para ulama:

ليس الجمال بأثوب تزيننا # إن الجمال جمال العلم و الأدب
Bukanlah suatu keindahan dengan pakaian yang menghiasi kami # Sesungguhnya keindahan adalah indah dengan ilmu dan adab

وليس اليتيم بموت ولده # إن اليتيم يتيم العلم والأدب
Dan bukanlah yatim dengan meninggal kedua orangtuanya # Sesungguhnya yatim adalah yatim (tidak memiliki) ilmu dan adab

Tags:

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.