Headline »

January 17, 2018 – 4:09 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
 
Agama Islam mengajarkan bahwa seluruh isi jagat raya ini adalah ciptaan Allah ﷻ. Segala yang nampak maupun tak nampak adalah ciptaan Allah ﷻ atau disebut makhuk. Hanya Allah lah Al Khalik (Sang …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline

PINTU-PINTU SURGA

Submitted by on December 18, 2017 – 1:20 am

Pintu-pintu surga dinamai sesuai dengan amal yang menjadi kegemaran penghuninya. Ada pintu shalat bagi mereka yang gemar melakukan shalat, ada pintu jihad bagi yang menggemari jihad, ada pula pintu-pintu lain. Mengenai nama pintu-pintu itu Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan sabda Rasulullah SAW, “Siapa yang menafkahi dua hal (dua dirham atau dua pakaian atau dua hal lain) di jalan Allah, ia akan diseru di surga, ‘Hai hamba Allah ini adalah kebaikan.’ Siapa yang gemar melakukan shalat ia akan dipanggil dari pintu shalat, siapa yang gemar berjihad akan dipanggil dari pintu jihad, siapa yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah dan siapa yang gemar berpuasa ia akan dipanggil dari pintu Royyan.” Berkata Abu Bakar ra, “Wahai Rasulullah, tidak aneh jika seorang dipanggil dari pintu-pintu itu, apakah ada orang yang dipanggil dari semua pintu ini?” Rasulullah SAW bersabda, “Benar ada dan aku berharap engkau termasuk di antaranya.”

Dalam hadits tersebut disebutkan empat pintu surga yaitu pintu shalat, pintu sedekah, pintu jihad dan pintu Royyan. Pintu-pintu lain disebutkan dalam hadits-hadits shahih yaitu pintu taubat, pintu orang-orang yang menahan amarah dan memaafkan kesalahan manusia, pintu ridho serta pintu aiman (kanan) yaitu pintu bagi mereka yang masuk surga tanpa hisab. Genaplah sudah jumlah semua pintu itu delapan sebagaimana pendapat yang terkenal dari sebagian ulama berdasarkan sabda Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ra: “Tiada dari kalian yang berwudhu, menyempurnakan wudhunya, kemudian berdoa, ‘Aku bersaksi Tiada Tuhan selain Allah dan Sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan rasul-nya.’ kecuali dibuka baginya pintu-pintu surga yang delapan. Kemudian ia masuk dari pintu mana saja yang ia kehendaki.”

Sebagian ulama di antaranya al Qurthubi berpendapat jumlah pintu surga tidak hanya delapan. Orang yang menyempurnakan wudhu dengan doa tadi memang akan diseru dari delapan pintu surga, tapi bukan berarti jumlah pintu surga hanya ada delapan. Banyak riwayat yang menyebutkan pintu surga lain. Di antaranya adalah riwayat Imam Hakim al Turmudzi ketika menyebutkan pintu-pintu surga. Beliau berkata, “Di antara pintu surga adalah pintu Muhammad SAW, yaitu pintu taubat yang senantiasa terbuka semenjak diciptakan. Jika matahari terbit dari barat, ia akan ditutup, tidak terbuka lagi sampai hari kiamat. Sedangkan pintu-pintu lain dibagi berdasarkan amal kebaikan. Ada pintu shalat, pintu puasa, pintu zakat dan sedekah, pintu haji, pintu jihad, pintu silaturahim dan pintu umrah.”

Dalam riwayat ini terdapat penambahan pintu haji, umrah dan silaturahim sehingga jumlah pintu surga menjadi sebelas. Ada pula yang menambahkan pintu Dhuha berdasarkan riwayat Ajjurri dari Abu Hurairah bahwa Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya di surga ada satu pintu dinamakan pintu Dhuha. Jika datang hari kiamat akan ada seruan memanggil: ‘Dimana orang-orang yang selalu melaksanakan Shalat Dhuha? Ini adalah pintu kalian maka masuklah kalian!’”

Ada pula pintu umat Muhammad SAW bagi mereka yang tidak memiliki amalan khusus. Imam Abu Isa at Turmudzi menyebutkan sabda Nabi SAW, “Pintu umatku yang mereka masuk ke dalam surga melaluinya memiliki lebar sejauh jarak tiga (tahun) perjalanan dengan kuda yang cepat. Mereka masuk berdesak-desakan sehingga hampir saja pundak-pundak mereka terlepas.”

Umat Nabi Muhammad SAW yang tidak memiliki amalan khusus akan masuk ke dalam pintu ini kelompok demi kelompok. Yang lebih banyak amalnya masuk terlebih dahulu. Adapun yang sama amalannya masuk secara bersamaan, jumlah mereka sangat banyak sehingga mereka saling berdesak-desakan.

Diriwayatkan pula bahwa surga memiliki pintu bernama pintu farh (kebahagiaan). Tidak masuk ke dalam pintu itu kecuali orang-orang yang gemar menggembirakan anak-anak kecil.

Riwayat-riwayat ini menunjukkan bahwa pintu surga lebih dari delapan. Sebagian umat Islam dipanggil dari satu pintu sesuai dengan amal yang ia gemari, ada pula yang dipanggil dari seluruh pintu surga. Yaitu orang yang melakukan semua amalan kebaikan dengan sungguh-sungguh. Kemudian Ia akan masuk dari pintu yang dikehendaki.

Lebar pintu surga

Lebar pintu surga beragam. Sebagian berjarak tiga tahun perjalanan sebagaimana yang disebutkan dalam riwayat terdahulu. Ada pula yang berjarak sejauh perjalanan empat puluh tahun. Imam Muslim meriwayatkan bahwa sahabat Utbah bin Ghazwan ra berkata, “Telah disebutkan kepada kami bahwa jarak antara dua daun pintu daripada pintu-pintu surga adalah sejauh perjalanan empat puluh tahun. Akan datang satu hari di mana pintu itu penuh karena desak-desakan.”

Ada pula pintu yang memiliki lebar seperti yang disebutkan oleh Imam Muslim dalam riwayat Sahabat Anas ra, “Demi DIA yang jiwa Muhammad berada dalam genggaman-Nya. Sesungguhnya di antara dua daun pintu daripada daun-pintu surga jaraknya sama seperti jarak antara Mekah dan Hajr (Bahrain) atau seperti jarak antara Mekah dan Bashra (Syuriah).”*dzr

 

Sumber: Tadzkirah, al Qurthubi

 

Tags:

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.