Headline »

December 13, 2017 – 2:00 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Di antara umat beliau SAW, ada yang susah-payah mendatangi telaga dalam keadaan kehausan, namun ketika mendekat, ia dihalau dari telaga dan tidak diizinkan untuk meminum setetes pun darinya. Merekalah orang-orang yang merugi.
Imam …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Uncategorised

KEUTAMAAN KOTA MEKAH

Submitted by on October 13, 2017 – 12:53 pm

 

Allah SWT memuliakan Nabi SAW dengan berbagai jenis kemuliaan dan menyempurnakan semua kebaikan baginya. Allah memilih segala sesuatu yang terbaik bagi Nabi SAW. Allah jadikan Beliau sebagai nabi terbaik, umatnya dijadikan umat terbaik, bahasanya dijadikan bahasa terbaik, Kitabnya dijadikan kitab terbaik, Sukunya dijadikan suku terbaik, dan daerah yang ditempatinya dijadikan sebagai daerah  terbaik dan termulia.

Keutamaan Mekah

Mengenai kemuliaan Mekah sebagai tanah haram (suci), Allah SWT berfirman mengenai keutamannya:

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبارَكاً وَهُدىً لِلْعالَمِينَ. فِيهِ آياتٌ بَيِّناتٌ مَقامُ إِبْراهِيمَ وَمَنْ دَخَلَهُ كانَ آمِناً الآية

Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia. (QS Ali Imran: 96-97)

Di antara tanda-tanda yang nyata di sana adalah Hajar Aswad, Hathim (hijr Ismail) memancarnya air zamzam dari ketukan tumit Malaikat Jibril As, dan meminumnya adalah penyembuh dari segala penyakit, dapat mengenyangkan badan dan menggantikan air dan makanan.

Tiga Hari=1000 Tahun

Termasuk keutamaan Mekah adalah yang ditetapkkan dalam hadits Shahih bahwa shalat di sana bahkan di seluruh tanah haram mekah sebanding dengan seratus ribu shalat di selainnya selain Madinah. Rasulullah SAW bersabda:

صلاة في مسجدي أفضل ألف صلاة فيما سواه، إلّا المسجد الحرام. وصلاة في مسجد الحرام أفضل من مئة ألف صلاة فيما سواه

Shalat di Masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama dari seribu shalat di selainya kecuali masjidil haram. Dan Shalat di  Masjidil Haram (mekah) lebih utama dari seratus ribu shalat di selainnya. (HR Ibnu Majah)

Maka jika seorang menetap di Mekah selama 3 hari saja, kemudian melaksanakah shalat lima waktu. Berarti ia melakukan 15 shalat selama tiga hari, itu sebanding dengan 1.500.000 kali shalat di tempat lain. Jika dihitung itu setara dengan shalat sekitar 1000 tahun. Maka siapa yang bermukim di mekah tiga hari dan itu adalah waktu minimal untuk menetap di sana bagi seorang yang berhaji, kemudian ia beribadah di sana selam tiga hari maka seakan ia telah beribadah kepada Allah selama 1000 tahun di selain tanah haram.  Ini adalah umur yang sama dengan umur Nabi Nuh AS dalam ketaatan.

Ini salah satu manfaat yang diisyaratkan dalam firman Allah:

لِيَشْهَدُوا مَنافِعَ لَهُمْ

Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka. (QS al Haj: 28)

di dalam ayat ini dikatakan berbagai manfaat, bukan hanya satu saja. Ini baru manfaat shalat, lalu bagaimana dengan manfaat wuquf, thawaf dan ibadah lain. Sungguh semua itu adalah anugrah Allah SWT yang diberikan kepada hamba yang dikehendaki

ذلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ [سورة الحديد 57/ 21] .

Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS al Hadid- 21)

Rasulullah SAW bersabda ketika pergi dari Mekah setelah Fathul Mekkah:

والله إنّك لخير أرض الله، وأحبّ أرض الله إلى [الله] ، ولولا أنّي أخرجت منك ما خرجت» ،

Demi Allah sesungguhnya engkau (Mekah) adalah tanah Allah yang paling baik. Tanah Allah yang paling dicintai. Kalau bukan karena aki diusir darimu aku tidak akan keluar (meninggalkanmu) (HR Turmudzi)

Orang Arab di masa Jahiliyah menghormati tanah Haram Mekah sampai-sampai apabila telah berada di Mekah, pembunuh dan keluarga orang yang dibunuh dapat berjalan bersama begitupula hewan buas tidak menyerang kijang dan mangsa lain jika telah masuk tanah Haram. Ini berkat doa Nabi Ibrahim AS ketika beliau berdoa

: رَبِّ اجْعَلْ هذا بَلَداً آمِناً وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَراتِ [سورة البقرة 2/ 126] .

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya.. (QS Al-Baqarah: 126)

Tempat Kelahiran Nabi SAW

Di antara keutamaan Kota Mekah bahwa di kota inilah Nabi SAW dilahirkan. Ini adalah tanah air Nabi SAW, dan tempat tumbuhnya Beliau SAW. Beliau tinggal di Mekah 35 tahun sebelum akhirnya berhijrah ke Madinah.

Tanah Suci

Di antara keutamaan Kota Mekah adalah bahwa kota ini dijadikan sebagai kota Suci. Disebutkan dalam Al-Quran:

ومن فضلها: تحريمها المشار إليه بقوله تعالى: أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا جَعَلْنا حَرَماً آمِناً وَيُتَخَطَّفُ النَّاسُ مِنْ حَوْلِهِمْ [سورة العنكبوت 29/ 67]

 Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, sedang manusia sekitarnya rampok-merampok. (QS al-Ankabut: 67)

أَوَلَمْ نُمَكِّنْ لَهُمْ حَرَماً آمِناً يُجْبى إِلَيْهِ ثَمَراتُ كُلِّ شَيْءٍ [سورة القصص 28/ 57]

Dan apakah Kami tidak meneguhkan kedudukan mereka dalam daerah haram (tanah suci) yang aman, yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan dari segala macam (tumbuh- tumbuhan). (QS al Qashshas: 57)

Dan juga Sabda Nabi SAW:

«إنّ هذا البلد حرّمه الله يوم خلق السّماوات والأرض، فهو حرام بحرمة الله إلى يوم القيامة، لا يعضد شوكه ولا ينفّر صيده» الحديث، متّفق عليه

Sungguh Kota ini telah disucikan Allah SWT di hari penciptaan langit dan bumi. Ini adalah kota Suci dengan Kemuliaan Allah sampai hari kiamat. Tidak dipotong tanaman berdurinya dan tidak diburu hewan buruannya. (HR Bukhari-Muslim).

Sumber: Hadaiqul Anwar wa Matholiul Asror

 

Tags:

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.