Headline »

December 13, 2017 – 2:00 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Di antara umat beliau SAW, ada yang susah-payah mendatangi telaga dalam keadaan kehausan, namun ketika mendekat, ia dihalau dari telaga dan tidak diizinkan untuk meminum setetes pun darinya. Merekalah orang-orang yang merugi.
Imam …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Kalam Salaf

Jangan Rusak Anakmu Sendiri

Submitted by on October 10, 2017 – 1:42 am

( Kalam Salaf Al-Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf )

 

“Sebesar Apapun Kekesalan Orang Tua Pada Anak-Anaknya, Doakanlah Yang Terbaik Untuk Anak-anaknya.”

 

Diceritakan ada seorang datang kepada Syekh Abdullah bin Mubarak, ia mengadu tentang anaknya yang tidak berbakti.

 

Orang mengadu kepada beliau, “Ya Syekh Abdullah, gimana anak saya tidak berbakti kepada saya?,,,.”

 

Syekh Abdullah bin Mubarok bertanya, “Pernahkah kamu berkata dan mendoakan jelek pada anakmu?,, seperti, kamu nakal nak, kamu jahat nak, dll…”

 

Orang mengadu menjawab, “Pernah ya Syekh.”

 

“Kamu yang merusak anak kamu sendiri.” Kata Syekh Abdullah bin Mubarak.

 

Orang dulu kalau melihat anaknya tidak benar, nakal. Orang tuanya langsung berdoa, “Allahu yahdi… Allahu yahdi Mudah-mudahan Allah memberikan hidayah kepada anakku.

Ada lagi yang membaca, “LAAHAULAWALAQUATA ILLABILLAHIL ALIYIL ADZIM”

 

Sebab kata Nabi SAW, “Doanya orang tua kepada anaknya seperti doanya Nabi kepada umatnya. Langsung tembus dan diterima oleh Allah SWT.

 

Karena itu Doakan yang terbaik kepada anak kita. Jangan doa pekerjaannya saja berdoa sendiri, tetapi anaknya tidak didoakan. Seakan-akan hartanya lebih berharga dari pada anaknya.

 

Dengan demikian jadikanlah buah hati kita itu menjadi anak-anak yang Sholeh dan Sholiha, maka kita akan menjadi orang beruntung didunia sampai akhirat.

 

 

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.