Headline »

October 21, 2017 – 1:12 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Pertanyaan:
Ustadz, Bagaimana Hukumnya orang yang jualan jangkrik ?
Ainul Yaqin
Jawaban:
Hukum Jual beli hewan diperinci sebagai berikut:

Apabila hewan itu bermanfaat (secara syariat), seperti unta, sapi, kambing, kuda dan lain-lain, maka sah jual belinya, karena …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Kalam Salaf

7 Bahaya Dahsyat Dosa Bagi Hati

Submitted by on September 22, 2017 – 11:25 am

Oleh: Ustadz Jakfar Al Haddar Sangata. Alumni Mahad Sunniyah Salafiyah Pasuruan

Sesungguhnya bahaya dosa terhadap hati itu seperti bahaya racun terhadap anggota badan. Bahaya itu sesuai kadar banyak atau sedikitnya dosa yang telah dilakukan seseorang. Tidak  ada malapetaka baik di dunia maupun akherat kecuali sebabnya adalah dosa dan maksiat.
Pengaruh terburuk yang membahayakan hati dan badan yang di sebabkan dosa serta maksiat sangat banyak sekali, dan tidak ada yang mengetahui kecuali Allah swt. Di antaranya adalah:

1.  Dicegahnya ilmu yang manfaat masuk ke dalam hati,  karena hakikat ilmu adalah cahaya yang Allah swt letakan di dalam hati. Sedangkan maksiat akan memadamkan cahaya ilmu jika memang ada dalam hatinya ( orang alim bermaksiat ) atau maksiat tersebut akan menghalangi antara ilmu dengan hatinya jika belum ada ilmunya ( santri maksiat ).

2.  Dia akan mendapatkan kegundahan hati yang tiada tara. Tidak ada kesumpekan yang bisa membandingi kesumpekan yang di sebabkan maksiat, ia akan mendapatkan satu masalah yang tiada jalan keluar di hadapannya.

3.  Dia akan mendapatkan kegelapan di dalam hatinya. Dia akan merasakan kegelapan seperti kegelapan malam tanpa cahaya ( bingung dan sumpek ). Setiap kegelapan tersebut bertambah kuat, maka bertambah pula kebingungannya dan akan nampak kegelapan hatinya di raut mukanya yang terlihat jelas bagi setiap wali Allah swt.

4. Maksiat bisa melemahkan hati dan badan. Melemahkan hati sehingga ketika dia mendapat musibah dia tidak terima, melemahkan badan  dia akan susah untuk mengajak badannya taat kepada Allah swt.

5. Ia tercegah dari perbuatan taat dan dosa bisa menghilangkan berkah umurnya.

6.  Maksiat bisa menyebabkan kehinaan dan bisa merusak kecerdasan akal.

7.  Maksiat bisa menghilangkan kenikmatan dan mendatangkan kefakiran. Tidaklah hilang kenikmatan dari seorang hamba kecuali disebabkan dosa dan tidak bertempat satu musibah kecuali disebabkan dosa, Allah swt berfirman ” Dan apa-apa yang menimpa kepada kalian dari suatu musibah itu karena hasil ulah kalian sendiri dan Allah swt memaafkan sebagian besar ( kesalahan-kesalahan kalian ) ”

قال الله تعالى : وما اصابكم من مصيبة فبما كسبت أيديكم ويعفو عن كثير.

Wallahu a’lam

Sumber:  Tanwirul-qulub.hal.362

Tags:

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.