Headline »

October 21, 2017 – 1:12 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Pertanyaan:
Ustadz, Bagaimana Hukumnya orang yang jualan jangkrik ?
Ainul Yaqin
Jawaban:
Hukum Jual beli hewan diperinci sebagai berikut:

Apabila hewan itu bermanfaat (secara syariat), seperti unta, sapi, kambing, kuda dan lain-lain, maka sah jual belinya, karena …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Kalam Salaf

LIMA AMALAN AWAL TAHUN

Submitted by on September 19, 2017 – 8:01 am

Pergantian tahun Islam adalah pergantian dari hari-hari agung kepada hari agung yang lain. Bulan Dzul Hijjah yang adalah salah satu bulan haram kepada Bulan Muharram yang juga adalah bulan Haram. Berikut sebagian Amalan akhir dan awal Tahun “

  1. Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun

Syaikh Allamah ad-Dairobi dalam fawaidnya menukilkan dari Allamah Jamaludiin Sibth ibnu Jauzi dari Syaikh Umar bin Qudamah al Maqdisi mengenai doa awal tahun dan doa akhir tahun, beliau mengatakan: “Guru-guru kami selalu mewasiatkan untuk membaca doa ini, maka tidak pernah aku tinggalkan sepanjang hidupku.”

Pergantian hari dalam kalender Hijriyah dimulai dari Maghrib. Jadi batas akhir tahun bukanlah tengah malam melainkan Maghrib malam tanggal 1 Muharam.

Berikut di antara Doa Akhir Tahun:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ* وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ* (اَللَّهُمَّ) مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي السَّنَةِ الْمَاضِيَةِ وَلَمْ تَرْضَهُ* وَنَسِيتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ* وَحَلُمْتَ عَنِّي ْمَعَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي* وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِي عَلَيكَ* (اَللَّهُمَّ) إِنّي أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْ لِي* (اَللَّهُمَّ) وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَالْغُفْرَانَ فَتَقَبَّلْهُ مِنِّي* وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِين* وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ*

Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya. (Ya Allah) Apa yang aku lakukan di tahun kemarin yang Engkau tidak ridhoi, yang aku telah lupa sedangkan Engkau tidak pernah lupa, yang Engkau bersifat lembut kepadaku meskipun Engkau mampu untuk menghukumku, Engkau mengajakku untuk bertaubat setelah kekurang-ajaranku kepada-Mu, (Ya Allah) Aku memohon ampun kepada-Mu atasnya dan Ampunilah aku. (Ya Allah) Apa yang aku lakukan yang Engkau ridhoi, yang Engkau janjikan bagiku pahala atasnya serta pengampunan, Terimalah itu dariku. Janganlah Engkau memutus pengharapanku dari-Mu. Wahai Yang Mahamulia, Wahai Yang Maha pengasih di antara pengasih. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.

 

*Doa akhir Tahun ini dibaca tiga kali pada hari terakhir Bulan Dzul Hijjah (besok Rabu, 20 September 2017). Maka setan akan berkata:

تعبنا معه طول السنة، وأفسد فعلنا في ساعة واحدة.

Kami bersusah-payah menggodanya sepanjang tahun, dan ia merusak pekrjaan kami hanya dalam sekejap saja.

Adapun doa awal tahun adalah:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم* اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِين* (اَللَّهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَمْلَأُ خَزَائِنَ اللهِ نُورًا* وَتَكُونُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِينَ فَرَجاً وَفَرَحاً وَسُرُوراً* وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيماً كَثِيراً*. (اَللَّهُمَّ) أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ* وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرِيمِ جُودِكَ الْعَمِيمِ الْمُعَوَّلِ* وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ* أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ* وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ الْنَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ* وَالْاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى* يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ* وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ*

Artinya: Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Pennyayang. Segala puji Bagi Allah, Tuhan semesta alam. (Ya Allah) semoga engkau limpahkan shalawat kepada junjungan kami Muhammad sengan shalawat yang memenuhi khizanah Allah dengan cahaya. Dan yang menjadi jalan keluar, kebahagiaan dan kesenangan bagi kami dan orang yang beriman. Limpahkan pula kepada kelurga serta sahabatnya serta keselamatan dengan keselamatan yang banyak. (Ya Allah) Engkau yang Maha Abadi, Kekal dan Maha Awal. Di atas anugrah-Mu yang agung serta kedermawan-Mu  yang mulia yang menjadi sandaran. Ini adalah tahun yang baru tengah datang. Aku memohon kepada-Mu penjagaan di dalamnya dari setan dan para pembantunya. Aku juga memohon pertolongan untuk menghadapi nafsu yang selalu memerintahkan keburukan. Aku memohon agar disibukan dengan apa yang dapat mendekatkan diriku kepada-Mu. Wahai Pemilik Pengagungan dan Penghormatan. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya.

*Doa awal tahun ini dibaca tiga kali selepas Maghrib malam ke 1 Muharram, maka Setan akan mengatakan:

استأمن على نفسه

Ia telah membuat aman dirinya

Dan akan diwakilkan kepadanya dua malaikat yang menjaganya dari setan serta pasukannya.

 

  1. Puasa

Bulan Muharram adalah bulan yang paling utama untuk berpuasa setelah Bulan Ramadhan. Para ulama mengatakan bahwa paling utamanya puasa setelah Bulan Ramadhan adalah puasa di Bulan Muharram, kemudian Rajab, kemudian Dzul Hijjah, kemudian Dzul Qo`dah kemudian Syakban. Rasulullah SAW bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ

Paling utamanya puasa setelah Ramadhan adalah puasa di Bulan Allah yaitu Bulan Muharram. (HR Muslim)

Bulan Muharram sangat utama sehingga dikatakan sebagai Syahrulloh (bulan Allah). Puasa di dalamnya juga sangat besar manfaatnya. Dalam Kanzun Najah dikatakan bahwa Imam Ibnu Hajar RA mengeluarkan hadits yang diriwayatkan oleh Sayidah Hafshoh RAH bahwa Nabi Saw bersabda:

من صام آخر يوم من ذي الحجة وأوّل يوم من المحرّم جعله الله تعالى له كفارة خمسين سنة، وصوم يوم من المحرم بصوم ثلاثين يومًا

Siapa yang berpuasa di akhir bulan Dzul Hijjah dan di awal Bulan Muharram maka Allah akan menjadikannya sebagai penebus dosa lima puluh tahun. Puasa satu hari di bulan Muharram sama dengan puasa tiga puluh hari.

Imam Ghazali juga menuturkan dalam kitab Ihya sebuah Hadits Nabi SAW mengenai keutamaan puasa di Bulan Haram:

من صام ثلاثة أيام من شهر حرام؛ الخميس والجمعة والسبت كتب الله تعالى له عبادة سبعمائة عام

Siapa yang berpuasa tiga hari di bulan Haram yaitu hari Kamis, Jumat dan Sabtu maka Allah SWT akan menuliskan baginya ibadah selama 700 tahun.

  1. Bacaan ketika melihat Hilal

Nabi SAW apabila melihat Hilal (bulan sabit yang terlihat di malam awal bulan Hijriyah) beliau mengatakan:

اَللهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُمَّ أَهِّلْهُ بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّهُ وَتَرْضَاهُ، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللهُ

Allah Mahabesar, Ya Allah jadikan hilal ini membawa keamanan dan iman, keselamatan dan islam, dan taufiq kepada apa yang Engkau sukai dan ridohi. Tuhan kami dan Tuhan engkau (hai hilal) adalah Allah. (HR Darim)

Dalam riwayat lain Nabi:

هِلَالُ خَيْرٍ وَرُشْدٍ (مرّتين)

(Semoga ini menjadi) Hilal kebaikan dan petunjuk (dibaca dua kali)

آمَنْتُ بِمَنْ خَلَقَكَ

Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (dibaca tiga kali) (HR Abu Dawud)

Setelah membaca ini dianjurkan membaca surat Al Mulk, karena ada atsar di dalamnya dan karena surat itu adalah munjiyat wal waqiyah (menyelamatkan dan menjaga) Imam Subki mengatakan:

وكأنّ ذلك لأنها ثلاثون آية على عدد أيام الشهر، ولأنّ السكينة تنزل عند قراءتها، وكان صلى الله تعالى عليه وسلم يقرؤها عند النوم. انتهى مغني وتحفة الإخوان.

Al-Muluk dikatakan demikian seakan karena jumlah ayatnya adalah 30 ayat  sama dengan jumlah hari dalam sebulan. Juga karena ketenangan akan turun ketika membacanya. Nabi Saw selalu membacanya ketika hendak tidur.

*Bacaan di atas ini dibaca setiap kali melihat hilal pada setiap bulannya. Termasuk malam pertama bulan Muharram.

 

  1. Doa di awal Muharam

Termasuk amal yang sangat besar faidahnya di awal Muharram adalah membaca Ayat Kursi sebanyak 360 kali, dengan membaca basmalah terlebih dahulu setiap kali membaca Ayat Kursi. Setelah selesai dibaca sebanyak itu maka berdoa:

اللّهُمَّ يَا مُحَوِّلَ الأَحْوَالِ حَوِّلْ حَالِيْ إِلَى أَحْسَنِ الأَحْوَالِ بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ يَا عَزِيْزُ يَا مُتَعَال، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم

Artinya: Ya Allah Yang membolak-balikkan keadaaan. Ubahlah keadaan-Ku kepada keadaan terbaik dengan Daya dari-Mu dan kekuatan-Mu. Wahai Yang Maha Unggul, Wahai Yang Maha Tinggi. Dan semoga Allah SWT melimpahkan shalawat serta salam kepada junjungan kami Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya.

Faidah dari amalan ini sangat agung. Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan Ra sebagaimana dituliskan dalam Safinah-nya mengatakan: Sebagian ulama mengatakan siapa saja yang membaca di awal Muharram ayat kursi sebanyak 360 kali beserta basmalah setiap kalinya maka itu adalah pelindung yang kokoh dari setan yang terkutuk di tahun itu. Di dalamnya juga ada faidah-faidah yang tidak dapat dihitung dan tidak terbatas. Guru beliau yaitu Syaikh Utsman ad Dimyati selalu konsisten melakukan hal itu.

Dikatakan juga oleh sebagian ulama bahwa siapa yang membaca Ayat Kursi sebanyak 360 kali di awal Muharam dengan bisimlah di setiap kalinya kemudian ia membaca doa tadi maka ia akan dijaga dari hal yang tidak ia sukai sepanjang tahun.

  1. Tulisan Basmallah

Di antara faidah yang telah teruji kebenarannya sebagaimana disebutkan dalam Kitab Naat Bidayat bahwa siapa yang menulis basmalah (بسم الله الرحمن الرحيم  dengan tulisan yang jelas sehingga bulatan mim terlihat) di hari pertama bulan Muharam sebanyak 113 kali maka yang membawa tulisan itu tidak akan mendapati hal yang tidak ia sukai, tidak pula keluarganya sepanjang hidup. Jika ia bertemu pejabat zalim maka ia akan aman dari kejahatannya wallahu a`lam mengenai rahasianya.

Termasuk faidah yang lain adalah menulis ayat:

{ أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتًا وَهُمْ نَائِمُونَ (97) أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ (98) أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللَّهِ فَلَا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ} [الأعراف: 97 – 99]

Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?  Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain? Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. (QS Al-A`raf: 97-99)

Apabila ingin agar rumah anda aman dari hewan-hewan yang biasa mengganggu. Tulislah ayat ini pada suatu kertas pada hari pertama bulan Muharam kemudian bilas dengan air. Bilasanna dicipratkan ke pojok-pojok kamar atau rumah. Dengan izin Allah maka rumah akan menjadi aman dari hewan-hewan pengganggu. Dzr

Sumber: Kanzun Najah Was Surur

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.