Headline »

December 13, 2017 – 2:00 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Di antara umat beliau SAW, ada yang susah-payah mendatangi telaga dalam keadaan kehausan, namun ketika mendekat, ia dihalau dari telaga dan tidak diizinkan untuk meminum setetes pun darinya. Merekalah orang-orang yang merugi.
Imam …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Kalam Salaf

TIDAK IBADAH KARENA TAKUT RIYA

Submitted by on September 17, 2017 – 4:46 am

Jangan tinggalkan ibadah baik yang wajib atau yang sunnah karena takut riya. Meninggalkan ibadah itu adalah tujuan terbesar dari setan. Imam Fudhoil bin Iyadh RA mengatakan:

“Meninggalkan amal karena manusia adalah riya, sedangkan beramal karena manusia itu adalah syirk. Ikhlas adalah jika Allah menjagamu dari keduanya.”

Imam Abdullah bin Alwi al Haddad mengatakan mengenai makna perkataan Imam Fudhoil, “Meninggalkan amal karena manusia adalah riya.” Maksudnya bahwa yang diinginkan setan darimu adalah menghapus pahala amal dengan melalui riya, ujub, atau lainnya sehingga amal itu tidak lagi bermanfaat bagimu. Jika engkau meninggalkan amal itu secara keseluruhan, maka engkau telah melakukan apa  yang dikehendaki oleh setan.”

Sebagian ulama mengatakan: Termasuk tipu daya setan adalah meninggalkan amal karena takut dikatakan oleh orang “Dia riya.” Karena membersihkan amal dari pengaruh setan secara keseluruhan adalah sangat sulit. Kalau kita tidak mau beribadah kecuali jika sempurna tanpa sedikitpun pengaruh setan maka pastinya tidak mungkin untuk melakukan semua ibadah . Itu menyebabkan kita meninggalkan beribadah sama sekali dan itulah puncak tujuan setan.”

Al Habib Arif Billah Ahmad bin Hasan Alathas mengatakan: “Siapa yang mendahulukan harus ikhlas sebelum beramal maka ia tidak akan beramal. Mulailah beramal terlebih dahulu baru tuntut diri untuk ikhlas. Jangan seseorang menuntut kesempurnaan bagi dirinya atau dari orang lain. Jika ia menuntut kesempurnaan dari dirinya maka ia tidak akan pernah beramal, dan jika ia menuntut kesempurnaan dari orang lain maka ia tidak akan memandang seorangpun dengan pernghormatan dan menganggap rendah semua orang.” Dzr

Sumber: al Manhaj as Sawi

 

 

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.