Headline »

September 24, 2017 – 2:13 am | Edit Post

Share this on WhatsApp

Rasulullah SAW adalah manusia yang paling waro (berhati-hati dalam agama), Paling zuhud (tidak mencintai dunia), Paling menjaga diri, paling dermawan, paling penyabar, paling banyak beribadah, paling menjauh tempat-tempat yang dapat menimbulkan kecurigaan. …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Teladan

WANITA YANG TAK PERNAH HAID.

Submitted by on September 11, 2017 – 12:15 pm

Dalam kitab Nasiimus Shoba, dikisahkan dari Ikrimah dari Sahabat Ibnu Abbas RA, bahwasanya Rasulullah SAW pernah duduk bersama istri Beliau, Sayidah Aisyah. Kemudian masuklah putri tercinta Nabi Muhammad SAW, Sayidah Fatimah az Zahro. Nabi Saw pun merangkulnya dengan penuh cinta dan menciumnya.

Sayidah Aisyah bertanya, “Berapa sering engkau menciumi Fatimah.”

“Tahukah engkau, Hai Humairo, mengapa aku sering mencium Fatimah?”

“Aku tidak tahu, wahai Nabi.” Jawab Aisyah

“Ketika aku diisro`kan oleh Allah SWT, aku masuk ke dalam surga dan melihat di depan pintu surga ada pohon Tubba`. Buahnya lebih kecil dari delima dan lebih besar dari apel. Rasanya lebih manis dari madu. Warnanya lebih putih dari susu dan bentuknya lebih lembut dari keju. Lalu Jibril memberikan satu buah itu kepadaku. Pada akar pohon tersebut terdapat mata air yang airnya lebih putih dari susu dan bercahaya melebihi cahaya matahari. Lalu Jibril memberikan kepadaku minum dari mata air itu, dan aku pun meminumnya. Ketika turun ke bumi aku bergairah da n tidur bersama istriku Khadijah. Dari hubungan itu, Khadijah mengandung anak tercintaku Fatimah. Dialah bidadari dari jenis manusia, tubuhnya tidak mengeluarkan darah haid yang bisa keluar dari tubuh wanita. Apabila aku merindukan wangi surga, maka aku akan mencium anakku Fatimah.

Sumber: Al-Ghuror. hal.287-288

Tags:

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.