Headline »

November 19, 2017 – 6:49 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Pada hakikatnya Hasud (iri) adalah bentuk permusuhan terang-terangan kepada Allah dan penentangan jelas atas kekuasaan Allah. Sebab Allah SWT ketika memberikan suatu nikmat kepada sebagian hamba-Nya, maka sudah jelas bahwa Allah SWT …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline

KHUTBAH IDUL ADHA

Submitted by on August 29, 2017 – 12:08 am

 

الخطبة الأولى

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

الله أَكْبَر  9

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ، اَللهُ اَكْبَرْ وَلِلهِ الْحَمْدُ، اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا. لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ, صَدَقَ وَعْدَهُ, وَنَصَرَ عَبْدَهُ, وَاَعَزَّ جُنْدَهُ, وَهَزَمَ الْاَحْزَابَ وَحْدَهُ، لَا اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ اِلَّا إِيَّاهُ, مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ.

الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ لَا يَخِيْبُ مَنْ أَمَّلَه , وَلَا يُرَدُّ مَنْ سَأَلَه, وَنَسْأَلُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى أَنْ يَجْعَلَنَا مِمَّنْ إِذَا أُنْعِمَ عَلَيْهِ شَكَر, وَإِذَا ابْتُلِيَ صَبَر, وَإِذَا أَذْنَبَ اسْتَغْفَر, وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَه , وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لَا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرَّا وَلَا نَفْعًا وَلَا مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُوْرَا.

وَأَشْهَدُ أَنَّ نَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه. أَرْسَلَهُ اللهُ لِلْعَالَمِيْنَ بَشِيْرًا وَنَذِيْرَا, وَدَاعِيًا إِلَى اللهِ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرَا, فَمُبَلِّغُ الرِّسَالَة, وَأَدَّى الْأَمَانَة, وَهَدَى اللهُ بِهِ مِنَ الْأُمَّةِ بَشَرًا كَثِيْرَا, اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرَا

 أَمَّا بَعْدُ ، فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ ، وَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى وَخَابَ مَنْ طَغَى

Maasyirol Muslimin Rahimakumulloh

Hari ini adalah hari raya terbesar umat Islam, Hari yang dinamakan Allah SWT sebagai hari Haji Akbar, hari yang menyatukan seluruh umat Islam di segala penjuru untuk melaksanakan Shalat Ied, hari yang menyatukan umat Islam dari segala penjuru untuk melaksanakan haji ke Baitullah, melakukan ibadah bersama-sama, tanpa peduli perbedaan warna kulit, perbedaan madzhab, atau pun perbedaan pendapat. Semua sama-sama bersatu dalam ketaatan kepada Allah SWT, semua sama-sama berlepas diri dari kesyirikan dan dari kaum yang menyekutukan Allah SWT:

وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ أَنَّ اللَّهَ بَرِيءٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ وَرَسُولُهُ

Dan (inilah) suatu permakluman daripada Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar bahwa sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyrikin. (QS at Taubah: 3)

Inilah hari yang dinamakan oleh Rasulullah sebagai yaumun Nahr, hari untuk berbagi kebahagiaan dan kesenangan dengan sesama muslim melalui ibadah kurban.

Penting bagi kita untuk mengingat kembali maklumat Nabi SAW yang disampaikan empat belas abad yang lalu, tepat pada hari raya ini, beliau bersabda kepada semua manusia yang menghadiri haji Wada:

فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالَكُمْ وَأَعْرَاضَكُمْ عَلَيْكُمْ حَرَامٌ كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا فِي بَلَدِكُمْ هَذَا فِي شَهْرِكُمْ هَذَا

Sesungguhnya darah kalian, harta kalian, kehormatan kalian adalah haram (dilindungi) di antara kalian, sebagaimana dihormatinya hari kalian ini (yaitu Idul Adha), di daerah kalian ini (yaitu tanah Haram), dan di bulan kalian ini (yaitu Dzul hijjah) (HR Bukhari-Muslim)

Maka pada saat ini, saya sebagai khatib mengingatkan kembali pesan penting baginda Nabi Saw kepada seluruh umat Islam. Bahwa darah umat Islam haram untuk ditumpahkan, harta umat Islam haram untuk dirampas dengan zalim, kehormatan umat Islam adalah haram untuk dinodai. Jangan saling membunuh dan melukai, jangan saling mencuri dan korupsi, jangan saling membenci dan mencaci. Jadilah umat Islam yang bersatu, umat Islam yang bersaudara  :

وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا

Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. (HR Bukhari)

Ma’asyirol Muslimin Rahimakumulloh

Setiap muslim adalah bersaudara, Allah SWT berfirman di dalam Al-Quran:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. (QS al Hujurat: 10)

Maka apapun negaranya, apapun warna kulitnya, apapun ormasnya, umat Islam harus saling bersatu dan mendamaikan. Jangan sampai kita merasa Islam di negara ini lebih benar dan lebih baik dari umat Islam negara  lainnya. Islam di segala negara adalah sama, bersumber dari ajaran yang sama yaitu ajaran Rasulullah SAW. Jangan sampai karena berbeda ormas dan berbeda pendapat, kita saling mengolok-olok, saling mencaci, saling merasa paling benar. Jadilah orang-orang yang menebar perdamaian di antara umat Islam. Ingatlah selalu pesan Nabi SAW:

لَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَدَابَرُوا

Janganlah kalian saling membenci, jangan saling iri, jangan saling berpecah-belah (HR Bukhari)

Siapapun orang yang berusaha memecah belah umat Islam, siapapun orang yang berusaha menyebarkan kebencian hanya karena perbedaan ormas, perbedaan negara, perbedaan ras, perbedaan pakaian penutup aurat maka jangan diikuti walaupun ia memiliki title ulama atau title profesor. Karena bukan orang bodoh yang dikhawatirkan Rasulullah SAW bagi umatnya, yang dikhawatirkan Rasulullah SAW adalah tokoh-tokoh berilmu yang pandai bersilat lidah untuk menyesatkan dan memecah-belah umat ini. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي كُلُّ مُنَافِقٍ عَلِيمِ اللِّسَانِ

Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas umatku adalah setiap orang munafik yang pandai bersilat lidah. (HR Ahmad)

Dalam hadits lain dikatakan:

أَنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ الْأَئِمَّةُ الْمُضِلُّونَ

Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas kalian adalah tokoh-tokoh yang menyesatkan. (HR Ahmad)

Ma’asyirol Muslimin Rahimakumulloh

Rasulullah SAW bersabda:

يَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ عُبَّادٌ جُهَّالٌ وَعُلَمَاءُ فُسَّاقٌ

Di akhir zaman akan ada para ahli ibadah yang bodoh dan para ulama yang fasik. (HR Hakim)

Pada masa  ini sabda Nabi SAW telah menjadi kenyataan. Banyak sekali ulama yang membuat bingung umat, membuat pernyataan-pernyataan yang meresahkan umat, bukan malah menyatukan umat. Sehingga akibatnya terjadilah perpecahan demi perpecahan, pertentangan demi pertentangan yang merusak ukhuwah islamiyah.

Maka janganlah tingginya ilmu seseorang membuat kita fanatik sehingga selalu membenarkan dan membelanya walaupun banyak membuat statemennya yang  meresahkan. Ukurlah segala hal dengan syariat,  Ikutilah ulama yang selalu mengajak pada perdamaian dan persatuan. Rasulullah SAW pernah berwasiat:

لَا تَجْلِسُوا عِنْدَ كُلِّ عَالِمٍ إِلَّا إِلَى عَالِمٍ يَدْعُوكُمْ مِنْ خَمْسٍ إِلَى خَمْسٍ: مِنَ الشَّكِّ إِلَى الْيَقِينِ، وَمِنَ الرِّيَاءِ إِلَى الْإِخْلَاصِ، وَمِنَ الرَّغْبَةِ إِلَى الزُّهْدِ، وَمِنَ الْكِبْرِ إِلَى التَّوَاضُعِ، وَمِنَ الْعَدَاوَةِ إِلَى النَّصِيحَةِ

Jangan kalian duduk dengan semua ulama, duduklah dengan ulama yang mengajak kalian untuk meninggalkan lima hal menuju lima hal. Yaitu yang mengajak meninggalkan keraguan menuju keyakinan. Meninggalkan riya menuju ikhlas, meninggalkan kesenangan menuju zuhud, meninggalkan kesombongan menuju tawadhu, dan meninggalkan permusuhan menuju kepedulian. (HR Abu Nuaim)

Ikutilah ulama  yang mengajak kepada hal-hal yang diwasiatkan Rasulullah SAW. Yang mengajak kita untuk semakin yakin kepada Islam dan bukan malah membuat statemen-statemen yang menimbulkan keragu-raguan. Yang mengajak kita untuk selalu ikhlas beribadah, tidak mencintai kesenangan dunia, rendah hati dan mengajak kepada persatuan dan peduli kepada umat Islam. Inlah ciri-ciri ulama akhirat yang harus kita ikuti.

Ma’asyirol Muslimin Rahimakumulloh

Kehormatan seorang muslim di sisi Allah SWT lebih agung daripada kehormatan Kakbah. Rasulullah SAW pernah berkata kepada Kakbah:

وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَحُرْمَةُ الْمُؤْمِنِ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ حُرْمَةً مِنْكِ مَالِهِ وَدَمِهِ

Demi Allah yang jiwa Muhammad berada dalam kekuasaan-Nya, sungguh kehormatan seorang mukmin lebih agung di sisi Allah daripada kehormatanmu (wahai Kakbah), baik harta mau pun jiwanya. (HR Ibnu Majah)

Maka jangan sampai kita saling merendahkan kehormatan seorang muslim baik dengan ucapan maupun dengan perbuatan. Apalagi sampai menumpahkan darah. Ketahuilah bahwa andai bumi hancur berkeping-keping, itu tidak ada harganya di sisi Allah SWT dibandingkan dengan satu nyawa seorang Islam yang ditumpahkan dengan zalim. Rasulullah SAW bersabda:

لَزَوَالُ الدُّنْيَا أَهْوَنُ عَلَى اللَّهِ مِنْ قَتْلِ مُؤْمِنٍ بِغَيْرِ حَقٍّ

Sungguh hancurnya dunia lebih ringan di sisi Allah dari pada terbunuhnya seorang mukmin tanpa hak. (HR Ibnu Majah)

Mari kita sudahi saling caci karena perbedaan pendapat, perbedaan ormas, atau perbedaan ras. Umat Islam tidak membutuhkan perselisihan yang lebih banyak lagi. Yang kita butuhkan adalah persatuan, kerukunan, dan saling kerja-sama dalam kebaikan dan dalam beramar makruf nahi munkar. Ingatlah selalu firman Allah SWT:

وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ وَأُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat, (QS Ali Imran: 105)

Ya Allah, Di Hari yang Mulia ini, satukan umat Islam dalam petunjuk dan syariat, putuskan rencana orang-orang yang ingin merusak dan menyakiti umat Islam, jangan menangkan musuh-musuh kami dan orang-orang yang hasud kepada kami. Aamiin Ya robbal `alamiin

 

 إِنَّ أَحْسَنَ الْكَلَام, وَأَبْلَغَ النِّظَام, كَلَامُ اللهِ الْمَلِكِ الْعَلَّام. وَاللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى يَقُوْل وَبِقَوْلِهَ يَهْتَدِي الْمُهْتَدُوْن { وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ}, وَقَالَ عَزَّ مِنْ قَائِلٍ عَلِيْم {فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ }. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم {إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ (1) فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ (2) إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ (3) }

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم لِيْ وَلَكُمْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِوَالِدِيْكُمْ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْن فَاسْتَغْفِرُوْه إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الْرَحِيْم

الخطبة الثانية

الله اكبر     7

لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ، اَللهُ اَكْبَرْ وَلِلهِ الْحَمْدُ، اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ, صَدَقَ وَعْدَهُ, وَنَصَرَ عَبْدَهُ, وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْاَحْزَابَ وَحْدَهُ. لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَلَا نَعْبُدُ اِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ.

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ مَنَّ عَلَيْنَا بِالدِّيْنِ الْقَوِيْم, وَهَدَانَا إِلَى الصِّرَاطِ الْمُسْتَقِيْم, وَأَشْهَدُ أَلَّا إِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهْ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهْ, اَلنَّبِيُّ الْكَرِيْم, اَلرَّؤُوْفُ الرَّحِيْم, اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْم.

أَمَّا بَعْدُ, فَيَا اَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَاتَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُم مُسْلِمُوْنَ

عِبَادَ الله .. اِعْلَمُوْا اَنَّهُ لَا أَنْفَعَ لِلْإِنْسَانِ فِيْ هَذَا الزَّمَانِ إِلَّا مِنْ ثَلَاثِ خِصَال : اَلصَّدَقَةِ السِّرِّ وَالْإِجْهَارْ, وَالْاِسْتِغْفَارِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهِارْ, وَكَثْرَةِ الصَّلَاةِ عَلَى النَّبِيِّ الْمُخْتَارْ . فَالصَّلَاةُ عَلَيْهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم مِنْ أَعْظَمِ الْقُرُبَاتِ وَأَفْضَلِ الطَّاعَاتِ وَمِنْ أَقْرَبِ الطُّرُقِ الْمُوْصِلَةِ إِلَى رَبِّ الْبَرِيِّات. فَقَدْ أَمَرَكُمُ اللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهْ وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهْ, وَثَلَّثَ بِكُمْ يَا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ مِن بَرِيَّة جِنِّه وَإِنْسِه , فَقَالَ مُخْبِرًا وَآمِرًا عَلِيْمَا :{ إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا }.

اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى إِمَامِ الْمُوَحِّدِيْن, وعَلَمِ الْمُهْتَدِيْن, وَقَائِدِ الْغُرِّ الْمُحَجَّلِيْن, سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا حَبِيِبِ اللهِ  وَرَسُوْلِهْ, وَأَمِيْنِهِ عَلَى وَحْيِهِ وَتَنْزِيْلِهْ, أَبِي الْقَاسِم سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ بْنِ هَاشِم, وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ النَاصِرِيْنِ لِشَرِيْعَتِهْ, وَالْمُهْتَدِيْنَ بِهَدْيِهْ, المُتَّبِعِينَ لِسُنَّتِهْ. وَعَلَى التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن.

وَرَضِيَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَنْ خُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْن, الأَئِمَّةِ الْمُهْتَدِيْن سَادَاتِنَا ذَوِي الْقَدْرِ الْجَلِيّْ, أَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِيّ, وَعَنْ أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْن. وَأَزْوَاجِهِ الطَّاهِرِيْن, أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِيْن, وَأَهْلِ بَيْتِهِ الطِّيِّبِيِنَ الطِّاهِرِيْن

اَللّهُمَّ اجْعَلْنَا بِتَذْكِيْرِكَ مُنْتَفِعِيْن, وَلِكِتَابِكَ وَسُنَّةِ رَسُوْلِكَ مُتَّبِعِيْن, وَعَلَى طَاعَتِكَ مُجْتَمِعِيْن, وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِين, وَأَلْحِقْنَا بِالصَّالِحِيْن.

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاتَنَا وَأُمَرَاءَنَا وَكُلَّ مَنْ وَلَّيْتَهُ شَيْئًا مِنْ أُمُوْرِنَا وَأُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْن, اَللّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِنَا, وَآمِنْ رَوْعَاتِنَا, وَغَزِّرْ أَمْطَارَنَا, وَأَرْخِصْ أَسْعَارَنَا, وَاشْفِ مَرْضَانَا, وَعَافِ مُبْتَلَانَا, وَارْحَمْ مَوْتَانَا, وَأَصْلِحْ أَحْيَانَا, يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمؤْمِنِيِنَ وَالْمُؤْمِنَات, وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَات, اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَات, إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَات

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَة وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَة وَقِنَا عَذَابَ النَّار

عِبَادَ الله , {إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ } وَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْم يَذْكُرْكُمْ . وَاشْكُرُوا لَهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ, وَاسْتَغْفِرُوْهُ يَغْفِرْلَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

 

Tags:

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.