Headline »

November 19, 2017 – 6:49 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Pada hakikatnya Hasud (iri) adalah bentuk permusuhan terang-terangan kepada Allah dan penentangan jelas atas kekuasaan Allah. Sebab Allah SWT ketika memberikan suatu nikmat kepada sebagian hamba-Nya, maka sudah jelas bahwa Allah SWT …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Kalam Salaf

BELUM BERAMAL KOK BERDAKWAH ?

Submitted by on August 23, 2017 – 12:17 pm

Banyak sekali alasan manusia tidak mau mengajar dan berdakwah kepada jalan yang diridhoi Allah SWT. Di antara alasan itu adalah malu karena merasa tidak pantas untuk berdakwah sebelum mengamalkan ilmunya terlebih dahulu, ia berpikir “Bagaimana mungkin aku mengajar tanpa mengamalkan ilmu terlebih dahulu ? Aku tidak pantas untuk mengajar.”

Ketahuilah! Bahwa mengajar adalah bentuk mengamalkan ilmunya. Orang yang mengajarkan ilmunya tapi tidak mengamalkannya itu lebih baik dari orang yang tidak beramal dan tidak pula mengajarkan ilmunya. Jangan anda meninggalkan mengajar dan berdakwah walau belum mampu mengamalkan ilmu yang anda ketahui. Niatkanlah suatu saat anda akan mengamalkannya. Memang benar ada ancaman bagi orang yang mengajarkan kebaikan tanpa mengamalkan ilmunya, tapi ancaman bagi yang tidak beramal dan tidak mengajarkan itu lebih besar lagi. Kenapa? Karena Allah SWT memerintahkan dua hal kepada manusia: mengajarkan ilmunya  dan mengamalkannya. Orang yang mengajar tanpa mengamalkan telah melanggar satu dari dua perintah itu. Sedangkan orang yang tidak beramal dan tidak pula mengajar ia telah melanggar dua perintah Allah tersebut, maka tentunya ia lebih pantas mendapatkan ancaman yang disebutkan bagi orang yang tidak mengamalkan ilmunya.

Sumber : Syarah Ratibul al-Haddad, hal.32-33

Oleh Ustadz Jakfar bin Abdulqodir Al Haddar Sangata

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.