Headline »

September 24, 2017 – 2:13 am | Edit Post

Share this on WhatsApp

Rasulullah SAW adalah manusia yang paling waro (berhati-hati dalam agama), Paling zuhud (tidak mencintai dunia), Paling menjaga diri, paling dermawan, paling penyabar, paling banyak beribadah, paling menjauh tempat-tempat yang dapat menimbulkan kecurigaan. …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Kalam Salaf

MASUK SURGA KARENA HOBI MEMBERI HUTANG

Submitted by on August 20, 2017 – 3:29 am

 

Al-Habib Muhammad bin Abdullah Al-haddar di dalam kitabnya Al-Masyrobus-Shofil-Haniy hal.173 mengisahkan:

Ada seorang laki-laki kaya raya dari Bani Isroil. Ia tidak mempunyai amal baik sama sekali, akan tetapi ia sangat menyukai untuk memberikan hutang kepada orang yang membutuhkan bantuannya. Setiap kali memberikan hutang, ia selalu berpesan kepada wakil-wakilnya (debtcolector):

“Ketika kalian menagih, mudahkan pembayaran orang yang mampu membayar dan bebaskan hutang orang yang tidak mampu membayarnya Mudah-mudahan dengan ini, Allah SWT juga memaafkan juga kesalahan-kesalahan kita.”

Ketika ia meninggal dunia, malaikat bertanya kepadanya:

” Apa amal kebaikanmu?”

“Aku tidak mempunyai amal baik sama sekali kecuali memudahkan urusan utang-piutang.” Jawabnya.

Para Malaikat pun melaporkan kepada Allah SWT mengenai orang ini:

“Wahai Tuhan kami, laki-laki ini tidak memiliki satu amal baik pun selain memudahkan urusan utang-piutang saja.”

Allah SWT menjawab, “Aku lebih pantas berdermawan daripadanya, maka sekarang Aku telah mengampuninya. Masukkan dia ke dalam surga.”

Allah SWT memperlakukan hamba sesuai dengan perlakuan hamba kepada sesamanya ketika berada di dunia. Jika engkau memperlakukan manusia dengan sifat pemaaf maka Allah SWT pun akan memaafkan kamu kelak di akherat. Jika kamu memperlakukan manusia dengan sifat kikir maka Allah SWT pun akan menjadikanmu susah kelak.

Jika engkau ingin Allah SWT memperlakukanmu dengan lemah lembut, rahmat dan pemaaf maka perlakukanlah manusia sesuai dengan perlakuan yang engkau ingin Allah SWT melakukannya kepadamu.

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.