Headline »

November 19, 2017 – 6:49 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Pada hakikatnya Hasud (iri) adalah bentuk permusuhan terang-terangan kepada Allah dan penentangan jelas atas kekuasaan Allah. Sebab Allah SWT ketika memberikan suatu nikmat kepada sebagian hamba-Nya, maka sudah jelas bahwa Allah SWT …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline

Penghuni surga terakhir

Submitted by on August 16, 2017 – 12:00 pm

Diriwayatkan bahwa orang terakhir yang keluar dari neraka adalah seorang lelaki dari Qabilah Juhainah bernama Juhainah, ada yang mengatakan namanya adalah Hanad. Wallahu a`lam.

Dalam riwayat Muslim disebutkan bahwa manusia terakhir yang masuk ke dalam surga adalah seorang yang berjalan sambil terjatuh-jatuh dan kadang tersambar api. Setelah ia melewati neraka, ia menoleh ke belakang sambil berkata, “Maha Suci Dia yang telah menyelamatkanku darimu (neraka). Sungguh Allah telah memberikan satu anugrah kepadaku yang tidak diberikan kepada manusia terdahulu mau pun terkemudian.”

Ia melihat di atasnya ada sebuah pohon, maka ia memohon, “Ya Tuhanku, dekatkanlah aku dari pohon itu supaya aku dapat bernaung di bawahnya dan meminum dari mata airnya.”

Allah SWT berfirman, “Hai anak Adam, jika Aku kabulkan permohonanmu mungkin engkau akan meminta hal lain?”

Ia berkata, “Tidak ya Tuhanku.” Kemudian ia membuat perjanjian dengan Allah untuk tidak meminta hal lain.

Allah pun mengabulkan permohonannya dan mendekatkannya ke pohon tersebut. Kemudian lelaki itu melihat pohon lain di atasnya yang lebih indah dari pohon pertama. Ia pun berkata, “Ya Tuhanku, mohon dekatkan aku dari pohon itu sehingga aku bisa minum dari airnya dan bernaung di bawahnya dan aku tidak akan meminta yang lain.”

Allah SWT berfirman, “Hai anak Adam, Jika Aku dekatkan engkau ke pohon itu mungkin engkau akan meminta kepadaku yang lain.”

Ia pun kembali berjanji kepada Tuhan untuk tidak meminta yang lain. Tuhan mengabulkannya, Lelaki itu di dekatkan kepada pohon tersebut. Ternyata ada pohon yang lebih tinggi di sisi pintu surga dan lebih indah dari dua pohon pertama. Lelaki itu kembali memohon sebagaimana permohonan terdahulu dan permohonannya dikabulkan.

Ketika ia didekatkan ke pohon ke tiga, ia mendengar suara-suara penghuni surga. Maka ia pun meminta, “Ya Tuhan, masukkan aku ke surga.”

Allah SWT berfirman, “Hai anak Adam, tidak putus-putus permintaanmu kepada-Ku. Apa kau rela jika Aku berikan kepadamu seluas dunia bersama dengan yang semisalnya untukmu.” Ia berkata, “Wahai Tuhanku, Apakah Engkau  mengolok-olok diriku sedangkan Engkau adalah Tuhan semesta alam?” Kemudian Rasulullah SAW tertawa. Para sahabat bertanya, “Mengapa engkau tertawa wahai Rasulullah?” Beliau bersabda “Karena tertawanya Tuhan Semesta Alam, Allah berfirman, ‘Aku tidak mengolokmu tapi Aku Maha Kuasa atas segala yang Aku kehendaki.’”

Adapun ucapan lelaki itu kepada Allah, “Apakah Engkau memperolok diriku.” Itu adalah ucapan yang terucap tanpa sadar ketika merasa sangat senang karena merasa tidak layak mendapatkan kenikmatan sebesar itu sehingga ia salah berucap. Ucapan ini serupa dengan yang disebutkan dalam hadits bahwa seorang hamba karena sangat senang keliru berkata, “Wahai Tuhan, Engkau hambaku dan Aku tuhanmu.” (HR Muslim)

Adapun maksud dari tertawanya Allah SWT adalah keridhoan-nya kepada hamba tersebut.*dzr

Sumber: Tadzkiroh Al Qurthubi

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.