Headline »

July 24, 2017 – 1:48 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Salah satu kewajiban suami adalah memberi nafkah kepada istri, namun dalam beberapa keadaan kewajiban ini bisa gugur.  Kapan saja suami tidak lagi wajib menafkahi istrinya? insya Allah, Pada kesempatan kali ini kami …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Kalam Salaf

SEKILAS BIOGRAFI HABIB ABDULQODIR BIN HUSAIN ASSEGAF (AYAHANDA HABIB TAUFIQ ASSEGAF)

Submitted by on July 4, 2017 – 12:13 pm

Menjelang haul Habib Abdulqodir bin Husain Assegaf yang akan dilaksanakan Sabtu sore, 8 Juli 2017 di Kediaman Beliau, barat Masjid Jamik Pasuruan, kami akan membawakan sekelumit dari manaqib Beliau.

Kota Pasuruan mendapat keberkahan dari Habib ‘Abdul Qadir bin Husein Assegaf, seorang ‘ulama yang menggerakan majelis ilmu. Ia seorang ahli ilmu dan amal, sehingga dakwahnya diterima oleh masyarakat luas.

Dalam sebuah acara haul Habib ‘Alwi bin Segaf Assegaf, seorang waliyullah di Kebon Agung (Pasuruan-Jatim), Habib ‘Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf seorang mufti yang mukim di Jeddah pernah berkata pada hadirin, “Bahwa kalian semua, utamanya masyarakat Pasuruan patut bersyukur kepada Allah SWT. Setelah kalian ditinggal Habib Alawy bin Segaf Assegaf, kalian mendapatkan Habib Jafar bin Syaikhon Assegaf. Dan setelah Habib Jafar wafat, kini pengantinya diteruskan oleh menantunya, yakni Habib Abdul Qadir bin Husin Assegaf.”

Di majelis haul tersebut, Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf meneguhkan maqam seorang auliya dari Pasuruan, yakni Habib Abdul Qadir bin Husein Assegaf. Sangat wajarlah kalau Habib Abdul Qadir mendapatkan maqam yang sedemikian tinggi di sisi Allah SWT. Hal itu tentu bukan satu hal yang berlebihan dan semua itu bukan diperoleh dengan gratis. Kemuliaannya itu diperoleh dari hasil jerih payahnya. Sehingga ia mendapatakan bisyarah (ganjaran) dari Allah SWT.

Hingga saat ini, sekalipun Habib Abdul Qadir telah wafat puluhan tahun yang lalu, namun kiprah dakwahnya dalam memakmurkan majelis ilmu semakin semarak di rumahnya yang terletak di Jl Wahid Hasyim Gg VII, atau tepatnya di sebelah barat masjid Jami Al-Anwar, Kota Pasuruan.

Sampai sekarang berbagai macam kegiatan keagamaan mulai pembacaan kitab Ihya Ulumuddin, Maulid, Burdah dan peringatan Khotmil Qur’an tiap malam Ramadhan adalah rintisan dari Habib Abdul Qadir bin Husein Assegaf. Kini majleis-majelis dakwah itu masih diteruskan oleh salah satu putranya yakni Habib Taufiq bin Abdul Qadir bin Husein Assegaf yang membuat kota yang bergelar kota santri itu makin bersinarkan ilmu dan syiar dakwah.

Habib Abdul Qadir bin Husein sendiri dilahirkan di Seiwun pada 1320 H. Ia merupakan putra dari Habib Husein bin Segaf Assegaf dan Hababah Salma binti Husin bin Alwy Assegaf. Ayah Habib Abdul Qadir ini masih satu saudara sekandung dengan Alawy bin Segaf Assegaf yang makamnya di Kebon Agung (Pasuruan).

Sejak kecil ia hidup dalam lingkungan keluarga yang sarat dengan nilai-nilai religius. Keluarga dari Habib Abdul Qadir adalah ahlu ‘ilm wa ahlu amal. Pada usia yang sangat kecil ia sudah belajar Al-Quran dengan kedua orangtuanya. Ia belajar pertama kali dengan berguru pada Syeikh Hasan bin Abdullah Baraja’.
Seiring dengan berjalan usianya ia tidak henti-hentinya menuntut ilmu dari orang yang alim ke orang alim yang alim yang ada di sekitar Hadramaut. Guru-guru dari Habib Abdul Qadir diantaranya adalah Habib Muhammad bin Hadi Assegaf, Habib Ahmad bin Abdurrahman Assegaf, Habib Hasan bin Abdurrahman Assegaf, Habib Alawy bin Abdullah bin Husin Assegaf, Habib Muhammad bin Hasan Aidid dan ulama-ulama yang ada di Tarim, Hadramaut.

Setelah sekian lama ia belajar menuntut ilmu agama, ia sempat berdiam diri di sebuah tempat yang bernama Basalim di Seiwun. Hingga ia mendengar keberadaan seorang auliya’ yang ada di Pasuruan. Rupanya ia ingin berkunjung dan bertemu dengan Habib Jafar bin Syaikhon Assegaf. Ia kemudian datang dari Hadramaut menuju Indonesia untuk menemui Habib Jafar di Pasuruan.

Begitu sampai di Indonesia, ia langsung menuju Pasuruan, Jawa Timur. Ketika itu Habib Jafar sedang menemui tamunya, diantaranya Habib Ahmad bin Ali Assegaf (alm) yang merupakan pendamping setia Habib Jafar. Begitu datang Habib Abdul Qadir, Habib Ahmad berkata kepada Habib Jafar, ”Ya Habib Jafar, kini kita kedatangan seorang tamu yang shalih yakni Habib Abdul Qadir bin Husin Assegaf, seorang soleh, ahli ilm dan amal dari Hadramaut.”

Kemudian diceritakan seluruh kebaikan Habib Abdul Qadir oleh Habib Ahmad bin Ali Assegaf. Lalu Habib Ahmad melanjutkan, “Kesempatan Habib Abdul Qadir datang di tempat ini.

Suatu kenikmatan tersendiri bisa ikut Houl Karna sabtu besok 8 juli selepas Ashar dimulai dengan Khataman ihya ulumudien karya imam Al Gahazali & selepas Magrib pembaca’an manaqib,sebelum doa pembagian ijazah bagi Santri Sunniyah Salafiyah (pendiri &pembina Habib Taufiq) santri yang telah lulus berupa khirkah jubbah / imammah. Sungguh berkah Pasuruan karena di belakang masjid jami bisa kita dapati kuburan para wali yg berhimpitan Habib Shodiq BSA, Habib ja’far bin seykhon,Habib Abdul Qodir bin Husein Assegaf & KH Abdul Hamid yang berkat mereka kota pasuruan jd kota ilmu Tarim ke 2
رب فانفعنا ببركتهم…..
واهدنا الحسني بهرمتهم….
وامتنا في طريقتهم……
ومعافاۃ من الفتن……

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.