Headline »

July 24, 2017 – 1:48 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Salah satu kewajiban suami adalah memberi nafkah kepada istri, namun dalam beberapa keadaan kewajiban ini bisa gugur.  Kapan saja suami tidak lagi wajib menafkahi istrinya? insya Allah, Pada kesempatan kali ini kami …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Konsultasi Umum

KHUTBAH IDUL FITRI

Submitted by on June 24, 2017 – 5:13 am

KHUTBAH PERTAMA

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

9x الله اكبر

 لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ، اَللهُ اَكْبَرْ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ، اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْاَحْزَابَ وَحْدَهُ، لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَلَا نَعْبُدُ اِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ.

اَلْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ سَهَّلَ لِعِبَادِهِ طُرُقَ الْعِبَادَةِ وَيَسَّرْ، وَجَعَلَ لَهُمْ عِيداً يَعُودُ عَلَيهِمْ بَعْدَ إِكْمَالِ صِيَامِهِمْ وَيَتَكَرَّرْ، وَتَابَعَ لَهُمْ مَوَاسِمَ الْخَيْرَاتِ لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدُهُمْ مِنْ فَضْلِهِ الَّذِي لَا يُحْصَرْ، فَمَا انْقَضَى شَهْرُ الصِّيَامِ إِلَّا وَأَعْقَبَهُ بِأَشْهُرِ الْحَجِّ إِلَى بَيْتِهِ الْمُطَهَّرْ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى نِعَمِهِ الَّتِي لَا تُحْصَرْ. وَأَشْهَدُ أَلَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ عَلَى رَغْمِ أَنْفِ مَنْ أَبَى وَتَكَبَّرْ، وَأَشْهَدُ أَنَّ محمداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ صَاحِبُ الْحَوْضِ وَالْكَوْثَرْ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ كُلَّمَا صَامَ صَائِمٌ وَأَفْطَرْ، وَالتَّابِعِينَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْبَعْثِ وَالْمَحْشَرْ.

اَمَّابَعْدُ: فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ  وَلَاتَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُم مُسْلِمُوْنَ.

Maasyiral Muslimin rahimakumullah…

Tanpa terasa Bulan Ramadhan telah berlalu meninggalkan kita. Bulan Ramadhan lewat bagaikan kedipan mata. Seakan baru kemarin Ramadhan datang, tiba-tiba saat ini kita telah berada pada Hari Raya. Ini menunjukkan betapa cepat kehidupan di atas dunia ini. Betapa singkat umur kita di atas dunia. Perhatikan sekeliling anda, banyak orang yang masih bersama kita pada hari Ied tahun lalu, namun sekarang ia telah meninggalkan dunia ini. Demikianlah,  kita semua sebentar lagi akan mati. Bisa jadi ini adalah hari Ied terakhir yang kita jalani, siapa yang tahu kapan kematian kita terjadi:

وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ

Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. (QS Luqman: 34)

Tidak ada yang kekal kecuali amal yang kita lakukan. Maka marilah kita tingkatkan amal kita. Mari kita korbankan dunia yang fana ini untuk membeli kenikmatan abadi kelak di surga. Bukankah kita semua menginginkan untuk bertemu dengan Allah SWT di surga kelak? Bagaimanakah cara untuk menggapainya? Dengarkanlah firman Allah berikut:

فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadat kepada Tuhannya” . (QS al Kahfi: 110)

Maasyiral Muslimin rahimakumullah…

Pada hari ied ini kita dianjurkan untuk berbahagia dan membahagiakan keluarga dengan meluaskan nafkah keluarga dan melakukan hal yang dapat membuat mereka terhibur. Akan tetapi hendaknya diingat bahwa kebahagiaan itu harus tetap memperhatikan syariat. Jangan anda rayakan hari ini dengan lagu-lagu orang fasik, ikhtilath antara lelaki dan wanita yang bukan mahram, atau mengunjungi tempat-tempat wisata yang penuh dengan maksiat dan kemunkaran. Semua itu bukanlah bentuk mensyukuri nikmat.

Silahkan anda berbahagialah pada hari raya ini, tapi janganlah anda lalai kepada Allah SWT. Ingatlah Allah selalu, perbanyak istighfar, takbir, doa dan ibadah keada Allah SWT dengan sungguh-sungguh. Rasulullah SAW bersabda:

زَيِّنُوا الْعِيْدَيْنِ بِالتَّهْلِيلِ وَالتَّقْدِيسِ وَالتَّحْمِيدِ وَالتَّكْبِير

Hiasilah dua hari raya dengan tahlil, tasbih, pujian dan takbir. (HR Abu Nuaim)

Jagalah pula ibadah yang telah anda biasakan pada Bulan Ramadhan. Jika pada Bulan Ramadhan anda mampu melaksanakan shalat Tarawih puluhan rakaat, maka teruslah jaga Shalat malam anda setelah berlalunya Ramadhan. Jika di bulan Ramadhan, anda banyak membaca al Quran maka, teruskanlah bacaan al Quran anda dengan merenungi bacaannya agar anda menjadi orang yang beruntung.

Jangan anda menjadi orang yang tekun beribadah dan menjauhi maksiat di Bulan Ramadhan kemudian ketika Bulan Ramadhan berlalu anda kembali terjebak dalam maksiat dan syahwat. Bagaimana anda bisa rela menjadi orang ahli ibadah di Bulan Ramadhan kemudian kembali menjadi orang fasik di Bulan Syawal? Sungguh bodoh kaum yang berbuat seperti itu, perhatikanlah firman Allah SWT:

وَلَا تَكُونُوا كَالَّتِي نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ أَنْكَاثًا

Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali. (QS an Nahl: 92)

Maasyiral Muslimin rahimakumullah…

Hari ied adalah kesempatan besar untuk memperbaiki hubungan anda, menyambung tali silaturahim dengan orang tua dan saudara dan berbuat baik kepada anak yatim, orang miskin dan orang-orang yang tidak mampu. Oleh sebab itulah disyariatkan Zakat Fitrah. Saling mengucapkan selamat hari raya adalah perbuatan salaf untuk mendamaikan hati dan menghilangkan kedengkian di antara sesama umat muslim. Rasulullah SAW bersabda

لَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ يَلْتَقِيَانِ فَيُعْرِضُ هَذَا وَيُعْرِضُ هَذَا وَخَيْرُهُمَا الَّذِي يَبْدَأُ بِالسَّلَامِ

Tidak halal bagi seorang muslim mengacuhkan saudarana lebih dari tiga hari. Keduanya saling bertemu tetapi saling memalingkan muka. Yang terbaik dari keduanya adalah yang paling pertama mengucapkan salam. (HR Muslim)

Sudah tiba saatnya untuk saling bersalaman dan bermaaf-maafkan antara mereka yang telah sekian lama memalingkan wajah dan bermusuhan. Jika Hari Ied ini tidak dapat melunakan hati yang keras untuk saling memaafkan maka sungguh ancaman Allah SWT bagi orang yang memutus tali silaturahim sangat pedih, Allah SWT berfirman:

فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِنْ تَوَلَّيْتُمْ أَنْ تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامَكُمْ (22) أُولَئِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَى أَبْصَارَهُمْ} [محمد: 22، 23]

Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan.  Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka. (QS Muhammad 22-23)

Siapa yang memutus tali silaturahim akan ditimpa laknat Allah sepanjang hidup. Siapakah yang dapat hidup dengan tenang di muka bumi ini apabila ia terlaknat oleh Allah SWT?

Maka, wahai orang-orang yang memutus tali silaturahim, memusuhi saudara dan kerabat anda. Buatlah setan murka di hari ini dengan menyambung tali silaturahim.  Salami orang yang selama ini anda jauhi, doakan orang yang pernah anda ghibah, mintalah maaf kepada orang yang telah anda zalimi, dan maafkanlah orang yang berbuat salah kepada anda sebab Allah SWT tidak akan menyiakan pahala orang berbuat baik:

وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. (QS as Syuro: 43)

Maasyiral Muslimin rahimakumullah…

Bersenanglah pada hari raya ini, tapi jangan nodai keindahan dan kemuliaan hari ini dengan dosa.

لَيْسَ الْعِيْد لِمَنْ لَبِسَ الْجَدِيْد, إِنَّمَا الْعِيْد لِمَنْ طَاعَتُهُ لِلهِ تَزِيْد

Ied bukanlah milik mereka yang memakai pakaian baru, tetapi ied itu hanyalah milik mereka yang ketaatannya kepada Allah bertambah

Bukanlah baju indah kita yang menandakan kemenangan kita, bukan pula makanan yang lezat, tetapi ied yang sebenarnya adalah :

كُلُّ يَوْمٍ لَا نَعْصِيْ اللهَ تَعَالَى فِيْهِ فَهُوَ لَنَا عِيْد

Setiap hari yang kami tidak bermaksiat kepada Allah di dalamnya maka itulah hari ied bagi kami.

Semoga kita dijadikan orang-orang yang selalu bersyukur dan mengagungkan  Allah SWT,  dan semoga kita dijauhkan dari mereka yang selalu lalai untuk mengingat-Nya. Aamiin.

إِنَّ أَحْسَنَ الْكَلَام, وَأَبْلَغَ النِّظَام, كَلَامُ اللهِ الْمَلِكِ الْعَلَّام. وَاللهً سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى يَقُوْل وَبِقَوْلِهَ يَهْتَدِي الْمُهْتَدُوْن { وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ}, وَقَالَ عَزَّ منْ قَائِل عَلِيْم {فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ }. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم { {قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَى إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا}

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم لِيْ وَلَكُمْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِوَالِدِيْكُمْ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْن فَاسْتَغْفِرُوْه إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الْرَحِيْم

 

 

 

Khutbah kedua

7x الله اكبر

 لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ، اَللهُ اَكْبَرْ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ، اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْاَحْزَابَ وَحْدَهُ، لَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَلَا نَعْبُدُ اِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ.

اَلْحَمْدُ لِلهِ اللَّذِيْ مَنَّ عَلَيْنَا بِالدِّيْنِ الْقَوِيْم, وَهَدَانَا إِلَى الصِّرَاطِ الْمُسْتَقِيْم, وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهْ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهْ, اَلنَّبِيُّ الْكَرِيْم, اَلرَّؤُوْفُ الرَّحِيْم, اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْم.

أَمَّا بَعْدُ, فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ  وَلَاتَمُوْتُنَّ اِلَّا وَ اَنْتُم مُسْلِمُوْنَ

عِبَادَ الله .. اِعْلَمُوْا اَنَّهُ لَا أَنْفَعَ لِلْإِنْسَانِ فِيْ هَذَا الزَّمَانِ مِنْ ثَلَاثِ خِصَال : اَلصَّدَقَةِ السِّرِّ وَالْإِجْهَارْ, وَالْاِسْتِغْفَارِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهِارْ, وَكَثْرَةِ الصَّلَاةِ عَلَى النَّبِيِّ الْمُخْتَارْ . فَالصَّلَاةُ عَلَيْهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم مِنْ أَعْظَمِ الْقُرُبَاتِ وَأَفْضَلِ الطَّاعَاتِ وَمِنْ أَقْرَبِ الطُّرُقِ الْمُوْصِلَةِ إِلَى رَبِّ الْبَرِيِّات. فَقَدْ أَمَرَكُمُ اللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهْ وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهْ, وَثَلَّثَ بِكُمْ يَا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ مِن بَرِيَّة جِنِّه وَإِنْسِه , فَقَالَ مُخْبِرًا وَآمِرًا عَلِيْمَا : { إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا }.

اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى إِمَامِ الْمُوَحِّدِيْن, وعَلَمِ الْمُهْتَدِيْن, وَقَائِدِ الْغُرِّ الْمُحَجِّلِيْن, سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا حَبِيِبِ اللهِ  وَرَسُوْلِهْ, وَأَمِيْنِهِ عَلَى وَحْيِهِ وَتَنْزِيْلِهْ, أَبِي الْقَاسِم سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ بْنِ هَاشِم, وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ النَاصِرِيْنِ لِشَرِيْعَتِهْ, وَالْمُهْتَدِيْنَ بِهَدْيِهْ, المُتَّبِعِينَ لِسُنَّتِهْ. وَعَلَى التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن.

وَرَضِيَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَنْ خُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْن, الأَئِمَّةِ الْمُهْتَدِيْن سَادَاتِنَا ذَوِي الْقَدْرِ الْجَلِيّْ, أَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِيّ, وَعَنْ أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْن. وَأَزْوَاجِهِ الطَّاهِرِيْن, أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِيْن, وَأَهْلِ بَيْتِهِ الطِّيِّبِيِنَ الطِّاهِرِيْن

اَللّهُمَّ اجْعَلْنَا بِتَذْكِيْرِكَ مُنْتَفِعِيْن, وَلِكِتَابِكَ وَسُنَّةِ رَسُوْلِكَ مُتَّبِعِيْن, وَعَلَى طَاعَتِكَ مُجْتَمِعِيْن, وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِين, وَأَلْحِقْنَا بِالصَّالِحِيْن.

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاتَنَا وَأُمَرَاءَنَا وَكُلَّ مَنْ وَلَّيْتَهُ شَيْئًا مِنْ أُمُوْرِنَا وَأُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْن, اَللّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِنَا, وَآمِنْ رَوْعَاتِنَا, وَعَزِّزْ أَمْطَارَنَا, وَأَرْخِصْ أَسْعَارَنَا, وَاشْفِ مَرْضَانَا, وَعَافِ مُبْتَلَانَا, وَارْحَمْ مَوْتَانَا, وَأَصْلِحْ أَحْيَانَا, يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمؤْمِنِيِنَ وَالْمُؤْمِنَات, وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَات, اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَات, إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَات

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَة وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَة وَقِنَا عَذَابَ النَّار

عِبَادَ الله , {إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ } وَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْم يَذْكُرْكُمْ . وَاشْكُرُوا لَهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ, وَاسْتَغْفِرُوْهُ يَغْفِرْلَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

 

 

 

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.