Headline »

October 19, 2017 – 6:10 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
 
Anak kecil terkadang dianggap remeh, dan tidak berguna. Namun ternyata anak kecil bisa mengajarkan kepada kita ilmu tentang kewalian.
 
قال الامام السيوطي: خمس خصال في الاطفال لو كانت في الكبار مع ربهم لكانوا …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Kalam Salaf

Ingin Terhindar Dari Maksiat? Lakukan Ini…

Submitted by on June 14, 2017 – 4:53 pm

by Syamsul Hari, alumni ma`had Sunniyah Salafiyah Pasuruan

Manusia memang tak lepas dari kesalahan. Namun demikian, manusia diberi akal dan cahaya syariat supaya bisa mengindarkan diri dari perbuatan maksiat. Sungguh, kemaksiatan membuahkan dosa dan ujungnya adalah siksa yang maha pedih di dalam neraka. Siapa yang sanggup merasakan panasnya api neraka?

Habib Abdullah bin Husein bin Thahir, Muallif Kitab Sullamut Taufiq, memberikan satu kiat yang sangat berharga supaya kita terhindar dari perbuatan maksiat. Berikut wejangan beliau yang termaktub di dalam kitab kompilasi kalam beliau:

“Barangsiapa berbuat dosa besar atau melakukan dosa kecil secara terus menerus, maka dia adalah orang fasik yang tak bisa diterima kesaksiannya. Ia akan terjerumus ke dalam siksa apabila tidak bertobat dan tidak dimaafkan oleh Allah SWT. Urusannya secara mutlak berada di dalam genggaman-Nya. Namun meski begitu, ia masih memiliki harapan untuk dimaafkan.”

“Barangsiapa meremehkan adab, maka ia akan terhalau dari sunnah. Barangsiapa meremehkan sunnah, ia akan terhalau dari fardlu. Barangsiapa meremehkan fardlu, maka ia akan terhalau dari iman. Sesungguhnya amal-amal itu tergantung pada keadaan akhir seseorang. Orang yang tak putus berbuat maksiat sangat rentan mati dalam keadaan su’ul khatimah, yaitu mati tanpa membawa iman. Semoga kita terlindung dari yang demikian. Kita memohon kepada Allah SWT agar senantiasa diselamatkan dari berbagai rupa bencana.”

“Perbuatan makruh kerap memancing orang untuk berbuat haram (maksiat). Berikut ungkapan bijak yang patut direnungkan agar kita selamat dari perbuatan makruh: “Seyogyanya setiap insan memperhatikan apa yang mesti diperbuatnya tatkala maut menghampirinya, kemudian ia beristikamah pada perbuatan itu. Sesungguhnya ajal datang kepada seseorang sesuai keadaan yang disenanginya.”

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.