Headline »

August 15, 2017 – 11:58 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Memberikan nama boleh dilakukan kapan saja, tetapi sunahnya dilakukan pada hari ke tujuh dari kelahiran berbarengan dengan akikah dan pemotongan rambut bayi. Sahabat Amar bin Syuaib ra berkata:
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline

BERBUAT IHSAN WALAU KEPADA HEWAN

Submitted by on May 12, 2017 – 9:50 am

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَ وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ فَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ

Sesungguhnya Allah mewajibkan ihsan atas segala sesuatu, Maka jika kalian harus membunuh (seperti perang atau hukuman) maka perbaguslah cara kalian membunuh. Jika kalian ingin menyembelih maka hendaknya kalian baguskan cara menyembelihnya. Tajamkan pisaunya dan senangkan hewan sembelihannya.. (HR Muslim)

Ihsan adalah apa yang dianggap bagus oleh syariat, bukan apa yang dianggap bagus oleh akal. Maksud ihsan disini adalah memperbagus amalan yang telah disyariatkan, bukan sekedar berbuat baik kepada orang lain. Sebab membaguskan amalan yang disyariatkan itu lebih banyak manfaatnya. Sebab manfaatnya kembali kepadanya, kepada orang lain dan kepada segala sesuatu bahkan kepada hewan, dan tumbuhan.

Ihsan kepada tumbuhan adalah dengan cara menyiraminya menghilangkan hama dan apa yang dapat menghambat pertumbuhannya. Ihsan kepada tumbuhan bisa menjadi sebab ihsan kepada manusia dan hewan sebab hasil tumbuhan itu bermanfaat bagi manusia dan hewan baik buahnya, naungannya atau lainnya.

Ihsan kepada manusia dengan cara peduli kepada mereka, mengajarkan ilmu kepada mereka, memberikan petunjuk ke jalan hidayah dan lainnya.

Ihsan kepada malaikat dengan cara tidak melakukan sesuatu yang tidak disukai malaikat, baik perbuatan haram, ucapan yang buruk atau makan sesuatu yang baunya busuk, atau membiarkan makanan di sela-sela gigi ketika shalat. Dikatakan dalam hadits tidak ada yang membuat malaikat lebih terganggu daripada makanan yang ada di sela-sela gigi orang yang shalat.

Ihsan kepada jin, dengan seperti memaksudkan mereka pula ketika salam dalam shalat. Bagi orang yang shalat disunahkan ketika salam untuk meniatkan dengan salamnya salam untuk malaikat, dan orang-orang beriman dari golonagn jin dan manusia.

Begitulah ihsan bisa dilakukan kepada segala sesuatu.

Adapun makna hadits:

فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ

Maka jika kalian harus membunuh (seperti perang atau hukuman) maka perbaguslah cara kalian membunuh

Ini menunjukan hukumnya wajib untuk membaguskan cara membunuh dalam pembunuhan yang disyariatkan seperti hukuman mati, qishas, peperangan dan lainnya. Semua itu harus dilakukan dengan alat yang tajam, bukan yang tumpul. Dengan cara yang cepat dengan tujuan tidak membuat mereka tersiksa, kecuali dalam masalah qishas yang dituntut keserupaan dalam cara mengqishasnya.

Adapun makna sabda Nabi SAW:

وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَ وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ فَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ

Jika kalian ingin menyembelih maka hendaknya kalian baguskan cara menyembelihnya. Tajaman pisaunya dan senangkan hewan sembelihannya

Ini adalah perintah untuk bersikap lembut kepada hewan yang akan disembelih. Jangan membaringkannya dengan kasar dan keras, jangan menariknya ke tempat penyembelihan dengan kasar sebagaimana dilakukan orang-orang yang tidak mengerti.

Tidak boleh menajamkan pisau untuk menyembelih di hadapan hewan itu, dan tidak boleh menyembelih hewan di hadapan hewan lain yang akan disembelih sebagaimana dilakukan para penjagal yang tidak mengerti.

Hendaknya hewan itu ditawari untuk meminum air terlebih dahulu, dan disebutkan nama Allah SWT ketika disembelih.

Ini adalah adab yang diambil dari petunjuk Nabi SAW. Betapa indahnya adab dan peunjuk Nabi SAW.

Adab ini hendaknya diperhatikan oleh setiap orang yang melakukan penyembelihan terutama tukan jagal. Kasih sayang tidak tercabut kecuali dari hati orang yang celaka. Orang yang penuh rahmat akan dirahmati oleh Allah SWT Yang Maha Pengasih.

Ini adalah petunjuk dari madrasah Nabi SAW yang melampaui semua pelajaran di madrasah-madrasah manapun.

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه

Sumber: Syarah Bustanul Arifin

 

 

Tags:

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.