Headline »

December 11, 2017 – 3:06 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Pada masa ini banyak wanita keluar untuk menghadiri pengajian, majelis dzikir, shalat berjamaah, ziarah atau Shalat Ied. Bisa dikatakan wanita lebih rajin mengikuti majelis taklim dari pada pria. Fenomena ini memang menggembirakan …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Majelis Ifta'

CARA MELAKUKAN SHALAT WITIR TIGA RAKAAT

Submitted by on May 8, 2017 – 1:09 pm

witir

Pertanyaan:

Bagaimana cara melakukan witir tiga rakaat yang betul, dengan satu salam atau dengan dua salam?

Jawaban:

Shalat witir yang dilakukan dengan tiga rakaat bisa dilakukan dengan dua kali salam mau pun dengan satu kali salam. Tapi yang utama adalah dilakukan dengan dua salam, yaitu melakukan dua rakaat terlebih dahulu kemudian salam. Kemudian baru melakukan satu rakaat sisanya.

Kalaupun dilakukan sekaligus tiga rakaat hukumnya boleh, tapi lebih baik dilakukan dengan satu kali tasyahud yaitu di rakaat ketiga. Boleh juga dilakukan dengan dua tasyahud yaitu di rakaat ke dua dan ketiga.

Baik dilakukan dengan satu salam atau dua salam, disunahkan setelah membaca al Fatihah di rakaat pertama untuk membaca Surat al-A`la, di rakaat kedua Surat al-Kafirun, dan di rakaat ke tiga membaca tiga surat sekaligus: al Ikhlas, al Falak dan an Nass. Seandainya ia membaca surat lain tidak apa-apa tetapi kurang afdhol.

Referensi:
المنهج القويم شرح المقدمة الحضرمية للهيتمي (ص: 157)
ثم الوتر إن فعل بعد نوم حصلت به سنة التهجد أيضا وإلا كان وترا لا تهجدا فبينهما عموم وخصوص من وجه ويجوز وصله أي الوتر لكن بتشهد في الركعة الأخيرة وهو أفضل بتشهدين في الأخيرتين لثبوت كل منهما لا بأكثر من تشهدين ولا بهما في غير الأخيرتين لأنه خلاف الوارد والفصل بالسلام من كل ركعتين إن أوتر بثلاث فأكثر أفضل من الوصل بقسميه لأنه أكثر أخبارا وعملا وإذا أوتر بثلاث فالسنة أنه يقرأ بعد الفاتحة في الركعة الأولى سورة الأعلى وفي الثانية سورة الكافرون وفي الثالثة المعوذات يعني قل هو الله أحد والمعوذتين للاتباع

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.