Headline »

October 17, 2017 – 1:05 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Oleh: Sayyid Husein Ali Assegaf*
Pertanyaan seperti itu akhir-akhir ini sering muncul bahkan dari mereka yang mungkin tidak mengerti apa yg dinamakan ” dalil ”
Memang betul , bahwa seseorang berhak menanyakan dalil atau …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Majelis Ifta'

MENIKAH DI BULAN RAMADHAN

Submitted by on April 9, 2017 – 12:35 am

menikah
Pertanyaan :
Ustadz, mau tanya. Bagaimana hukumnya menikah pada bulan Ramdhan apakah diperbolehkan dan apakah ada haditsnya? Karna kata orang Jawa menikah pada bulan Ramadhan itu tidak boleh dan bisa mempengaruhi rizqinya apa bener demikian ustadz? Mohon pencerahannya

Top of Form

Rahayu Puji

Jawaban :

Tidak ada larangan menikah kapan saja termasuk pada Bulan Ramadhan, hanya saja mungkin harus lebih hati-hati di Bulan Ramadhan sebab tidak boleh bersetubuh di siang hari.

Yang sunah hendaknya menikah pada Bulan Syawal atau Shafar sebab Nabi SAW menikahi Sayidatuna Aisyah pada Bulan Syawal, dan menikahkan putrinya Sayidatuna Fatimah pada Bulan Shafar. Dianjurkan pula untuk menikah pada pagi hari di hari Jumat.

Perhitungan hari baik dan hari buruk itu tidak ada di dalam islam. Jika ia meyakini hari tersebutlah yang menyebabkan pernikahannya gagal atau berhasil maka berdosa bahkan bisa sampai kufur. Namun jika ia hanya menganggap bahwa Allah menjadikan hari tersebut adat untuk terjadinya kebaikan atau keburukan maka tidak sampai kufur.

Referensi:

  • غاية تلحيص المراد من فتاوي ابن زياد [ص 206 ]
    (مسئلة) إذا سأل رجل آخر هل ليلة كذا أو يوم كذا يصلح للعقد أوالنقلة فلا يحتاج إلى جواب لأن الشارع نهى عن اعتقاد ذلك وزجر عنه زجرا بليغا فلا عبرة بمن يفعله. وذكر ابن الفركاح عن الشافعي أنه كان المنجم يقول ويعتقد أنه لا يؤثر إلا الله ولكن أجرى الله العادة بأنه يقع كذا عند كذا والمؤثر هو الله تعالى فهذا عندي لا بأس به وحيث جاء الذم يحمل على من يعتقد تأثير النجوم وغيرها من المخلوقات. وأفتى الزملكاني بالتحريم مطلقا وأفتى ابن الصلاح بتحريم الضرب بالرمل وبالحصى ونحوها. قال حسين الأهدل وما يوجد من التعاليق في الكتب من ذلك فمن خرفات المنجمين والمتحذلقين وترهاتهم لا يحل اعتقاد ذلك وهو من الاستقسام بالأزلام ومن جملة الطيرة المنهي عنها وقد نهى عنه علي وابن عباس وضي الله عنهما.

 

  • نهاية الزين [ج: 1 ص: 300]
    ويسن أن يتزوج في شوال وفي صفر لأن رسول الله J تزوج عائشة رضي الله عنها في شوال وزوج ابنته فاطمة عليا في شهر صفر على رأس اثني عشر شهرا من الهجرة وأن يعقد في المسجد وأن يكون العقد مع جمع وأول النهار ويوم الجمعة.

Tags:

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.