Headline »

December 16, 2017 – 1:27 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Beberapa amal dapat menyebabkan pelakunya menjadi yang mula-mula masuk surga atau neraka. Mengenai hal ini, Rasulullah SAW bersabda,
‚ÄúTiga golongan yang mula-mula masuk ke dalam surga adalah seorang yang mati syahid, seorang yang …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Majelis Ifta'

CARA HAJI BAGI WANITA BERCADAR

Submitted by on March 25, 2017 – 2:15 am

CARA HAJI BAGI WANITA BERCADAR

Pertanyaan:

Bismillah.. ustadz , bagaimana tata cara umrah dan haji bagi wanita yg bercadar? Apakah harus dibuka atau tidak,ditakutkan kalau tetap dipakai akan menjadi tidak sah, kalau dibuka pun takut dosa. ?
Kallista Ahliya Hanzalah

Jawaban:

Bagi wanita yang ihram, baik ihram haji atau umrah dilarang menutup wajahnya dengan kain yang menempel ke wajah.

Ia diperbolehkan juga menutup wajahnya dengan kain asalkan tidak menempel ke wajah mungkin dengan semacam penyangga agar kain itu tidak menempel ke wajah. Jika penyangga itu jatuh tanpa sengaja sehingga kainnya menyentuh wajah, maka hendaknya ia segera mengangkatnya kembali. Jika demikian ia tidak berdosa dan tidak wajib apapun. Apabila ia tidak segera mengangkat kainnya kembali maka ia berdosa dan wajib untuk membayar fidyah.

Boleh pula jika tidak ada jalan lain untuk menghindari fitnah dari pandangan yang haram untuk memakai cadar seperti biasa namun wajib membayar fidyah.

Yang dimaksud fidyah di sini adalah menyembelih seekor kambing yang memenuhi syarat udhiyah, atau berpuasa tiga hari, atau memberi makanan pokok kepada enam orang miskin setiap orangnya setengah sho (sekitar 1,5 kg)

Pages: 1 2

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.