Headline »

December 13, 2017 – 2:00 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Di antara umat beliau SAW, ada yang susah-payah mendatangi telaga dalam keadaan kehausan, namun ketika mendekat, ia dihalau dari telaga dan tidak diizinkan untuk meminum setetes pun darinya. Merekalah orang-orang yang merugi.
Imam …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline

MENGGAPAI RIDHO ORANG TUA SETELAH WAFAT

Submitted by on March 17, 2017 – 2:36 am 2 Comments

bakti

Oleh: Jakfar bin Abdulqodir Alhaddar

Berbakti kepada kedua orang tua tidak ada batasnya, walaupun sepeninggalannya sang anak bisa berbakti dan mendapatkan ridho  kedua orang  tuanya.

Anak kepada orang tua ada 4 keaadaan :

1- Berbakti di masa hidup orang tua dan setelah wafatnya.
2- Berbakti di masa hidup orang tua dan durhaka setelah wafatnya.
3- Durhaka di masa hidup orang tua dan berkati setelah wafatnya.
4- Durhaka di masa hidup orang tua dan setelah wafatnya.

روي عن بعض الصحابة رضي الله تعالى انه قال ترك الدعاء للوالدين يضيق العيش على الولد، وهل يمكنه ان يرضيهما بعد وفاتهما ؟ قيل له : بلى يرضيهما بثلاثة اشياء، اولها : ان يكون الولد صالحا فى نفسه، لانه لا يكون شيء احب اليهما من صلاحه، والثاني : ان يصل قرابتهما واصدقاءهما، والثالث : ان يستغفر لهما ويدعو لهما ويتصدق عنهما.

Diriwayatkan dari sebagian sahabat berkata ” meninggalkan berdoa untuk orang tua menyebabkan sempitnya kehidupan bagi sang anak ”

Apakah memungkinkan bagi anak mendapatkan ridho kedua orang tua sepeninggalannya ? Iya, anak bisa mendapatkan ridho kedua orang tua sepeninggalannya dengan tiga cara :

1- Hendaknya dia menjadi anak yang sholeh, yang taat kepada Allah swt karena tidak ada sesuatu yang sangat dicintai oleh orang tua melebihi kesholehan anak.

2- Menyambung tali silatur-rohmi  sanak famili orang tua dan teman-temannya.

3- Selalu memintakan ampun bagi orang tua, mendoakan orang tua dan bersedekah dengan niatan pahalanya diperuntukan bagi orangtua.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : رضا الله فى رضا الوالدين وسخط الله فى سخطهما.

Rosulullah saw bersabda ” Ridhonya Allah swt terletak di dalam keridhoan kedua orang tua dan kemurkaan Allah swt juga terletak di dalam kemurkaan kedua orang tua ”

قال تعالى فى القد سي : من اصبح مرضيا لوالديه مسخطا لى فانا عنه راض، ومن اصبح مرضيا لى مسخطا لوالديه فانا عنه ساخط.

Allah swt berfirman di dalam hadist qudsiy ” Siapa anak di pagi hari membuat orang tua bahagia / ridho dan membuat aku ( Allah swt ) murka maka aku tetap ridho kepadanya, dan siapa anak di pagi hari membuat aku ( Allah swt ) ridho dan membuat kedua orang tua murka maka aku murka kepada anak tersebut ”

Coba kita renungi hadist di atas begitu besar kedudukan orang tua kita di sisi Allah swt sampai-sampai Allah swt menggantungkan keridhoan dan kemurkaannya di dalam keridhoan dan kemurkaan kedua orang tua kita, bahkan Allah swt menyandingkan antara mengesakan-Nya dan berbuat baik kepada kedua orang tua di dalam firmannya.

قال تعالى : وقضى ربك الا تعبدوا الا اياه وبا لوالدين احسانا.

Allah swt berfirman ” Tuhan kamu ( Nabi Muhammad saw ) telah menentukan janganlah kalian menyembah kecuali kepada-Nya ( Allah swt ) dan kepada kedua orang tua berbuat baiklah ”

Mudah-mudahan kita semua menjadi anak-anak yang selalu berbakti kepada kedua orang tua di masa hidup dan setelah wafatnya dan akhirnya kita mendapatkan ridho kedua orang tua.

Wallahu a’lam.

2 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.