Headline »

June 28, 2017 – 4:38 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Oleh: Ustadz Jakfar al Haddar Pasuruan
Siapakah orang kafir itu ? Dan siapakah yang memberi predikat kafir ?
Syarat untuk menjadi orang Islam adalah mengucapkan dua kalimat syahadat, persaksian tiada tuhan yang pantas disembah …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Rudud

IMAN DAN KEPEMIMPINAN

Submitted by on February 18, 2017 – 9:42 pm One Comment

pemimpin

 

Oleh: Husein Ali Assegaf*

(Alumni Ma`had Sunniyah Salafiyah  2012)

 

Seakan hidup tanpa kematian, bertindak berkata tanpa landasan agama dan keimanan yang kuat,itulah sikap mereka yang mengaku dirinya muslim dan di balik pengakuan tersebut dia mengagungkan seorang kafir bahkan rela jika umat Muhammad SAW di pimpin oleh musuh Allah SWT.

 

Ketika ada yang mengatakan, ini negara sekuler jadi jangan kaitkan dengan agama, itu rasis namanya?!

Mari berfikir sejenak..

Jika anda seorang muslim ingatkah siapa pemilik anda? Di bumi siapa anda tinggal? Siapakah yang berkuasa atas hidup dan matimu?

Jika anda kafir, dimana rasa malu anda? Ingatkah ketika anda masuk dan tinggal di dalam negara mayoritas muslimin, anda bisa hidup damai dan tenang, kemudian anda sekarang berani menganggap umat Islam rendah dan tidak layak untuk memimpin?

 

Mereka mengatakan, “Politik tidak boleh di kaitkan dengan agama?! ”

Sadarlah saudaraku, perkataan tersebut adalah omongan busuk dan kebohongan nyata yang ditanamkan untuk membuat hati dan akal seorang muslim rusak tanpa memperhatikan keimanannya .

Jika benar mereka konsisten dengan pernyataan tersebut (dilarang membawa agama) mengapa yang selalu mereka bawa “pemimpin kafir yang jujur lebih baik daripada muslim yang korupsi “??

Dari mana pernyataan tersebut muncul? Bukankah justru mereka yang mau merusak pemikiran muslimin?

Jika mau kita lihat, sangat banyak pemimpin muslim yang sholeh, begitu adil dan bijak dan hanya segelintir mereka kaum kafir yang terlihat adil dan kita tidak tau apa dibalik maksud mereka?Apakah Kurang jelas bukti bagaimana ketika dipersulit acara dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh umat islam di dalam negara mereka sendiri yang mayoritas penduduknya muslimin?? Ada jutaan umat Islam di Indonesia yang layak untuk memimpin, mengapa mereka selalu berusaha meyakinkan umat bahwa kafir lebih baik daripada muslim??

 

Jadi, sebenarnya Ini bukan hanya sekedar masalah kepemimpinan , ini adalah permasalahan iman,masalah prinsip dalam islam yang TIDAK BISA DI TOLERIR SEDIKITPUN!

Memang tidak dapat dipungkiri realita pada zaman sekarang ini, zaman yang sangat memprihatinkan banyak daripada umat Islam yang imannya terkikis bahkan rela mengorbankan agamanya untuk mendapatkan urusan duniawi dengan berbagai cara (baik dengan memberikan ktp, menyumbang dengan harta sebagai dukungan, dsb) sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi Muhammad saw

 

“بادروا بالأعمال، فتناً كقطع الليل المظلم، يصبح الرجل فيها مؤمناً، ويمسي كافراً، أو يمسي مؤمناً ويصبح كافراً، يبيع دينه بعرض من الدنيا ”

 

“Bersegeralah beramal sebelum datangnya rangkaian fitnah yang datang seperti sepenggalan malam yang gelap gulita, seorang laki-laki di waktu pagi dalam keadaan mukmin namun di waktu sorenya telah menjadi kafir, dan di waktu sore masih beriman namun keesokan hasinya telah menjadi kafir, karena ia menjual agamanya dengan kesenangan dunia semata.”

 

Maka dari itu memilih pemimpin untuk umat Islam bukan hanya sekedar permasalahan politik, Bahkan Rasulullah SAW menjelaskan bahwa akibat daripada kesalahan mengangkat pemimpin untuk umat Islam adalah suatu perbuatan khianat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, Beliau SAW bersabda :

 

“من ولى من أمر المسلمين شيئا فولى رجلا وهو يجد من هو أصلح للمسلمين منه فقد خان الله و رسوله”

 

“Barang siapa yang memimpin suatu urusan kaum muslimin lalu ia mengangkat seseorang pada hal ia menemukan orang yang lebih pantas untuk kepentingan umat islam (seorang yang sholeh, ta’at, takut pada Allah SWT dan menjalankan hak muslimin tanpa di persulit) dari orang itu, maka dia telah berhianat kepada Allah dan Rasul-Nya”

 

Jadi ingatlah, anda umat siapa? Ridhokah Rasulullah SAW melihat anda begitu semangat membela musuh Allah SWT dan Rasulullah saw?? Ingatlah rasa malu terhadap Allah swt yang menciptakanmu, ingatlah rasa malu terhadap nabi Muhammad SAW yang selalu menangis untuk menjagamu dari api kekufuran

 

Jangan ribut mengatakan ini bentuk toleransi dll, karena dukungan seperti itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan toleransi. Ingat ! para pahlawan yang membawa Indonesia merdeka adalah muslimin yang ta’at tapi mereka membiarkan umat agama yang lain untuk hidup dengan damai di Indonesia itulah toleransi! Tidak mengganggu, bukan justru mendukung!

 

Ini adalah masalah prinsip dalam Islam, masalah kekuatan iman, jika salah dalam bertindak anda bisa tergelincir kedalam kekufuran bersama mereka yang anda dukung dan idolakan dengan kekafirannya ketika di dunia, wal’iyadzu billah..

 

Wallahu a’lam, semoga bermanfaat.

 

 

* Penulis adalah Mahasiswa universitas Al-Ahgaff fakultas Syari’ah & Ketua Dewan Syuriah FMI Yaman.

Tags:

One Comment »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.