Headline »

November 19, 2017 – 6:49 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Pada hakikatnya Hasud (iri) adalah bentuk permusuhan terang-terangan kepada Allah dan penentangan jelas atas kekuasaan Allah. Sebab Allah SWT ketika memberikan suatu nikmat kepada sebagian hamba-Nya, maka sudah jelas bahwa Allah SWT …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Rudud

DIBALIK PROPAGANDA “ISLAM ARAB”

Submitted by on February 17, 2017 – 12:42 am One Comment

SELOEROEH-DOENIA-ARAB-DAN-ISLAM-BERDIRI-DIBELAKANG-BANGSA-INDONESIA

 

Oleh : Husein bin Ali Assegaf

( Alumni Ma`had Sunniyah Salafiyyah dan Ketua Dewan Syuriah FMI (Front Mahasiswa Islam) Yaman)

 

Sering kita Mendengar, banyak yang mengatakan “Islam Indonesia itu berbeda dengan Islam Arab” atau “kita Islam Indonesia bukan Islam Arab”  Ketika ditanya, alasannya apa?  Dijawab, “Islam Arab itu keras, sering perang dan konflik adapun Islam Indonesia itu damai dan tentram ”

 

Maka, ada beberapa hal yang perlu kita pahami bersama :

 

  1. Islam itu bersumber dari satu jalur, yaitu melalui Nabi Muhammad saw jadi tidak ada yang namanya Islam Arab, Islam Indonesia, Islam Amerika dll.

Bahkan asal usul datangnya Islam ke Indonesia adalah melalui jalur Wali Songo yang merupakan orang Arab.

 

Jika ada yang bertanya; Islam Indonesia itu tidak perang seperti di Arab sana yang penuh konflik ??

Maka anda perlu memahami point ke 2.

 

  1. Perlu kita fahami dengan pikiran yang jernih, bahwa setiap negara memiliki masalah tersendiri, dan konflik yang ada di timur tengah sama sekali tidak bisa dikaitkan secara mutlak dengan agama sehingga dikatakan “itu ajaran Islam Arab” mengapa demikian ? Karena Islam sama sekali tidak pernah mengajarkan terorisme, kekerasan dan penindasan. Justru sebaliknya, Islam mengajarkan kedamaian, ketentraman dan kasih sayang bahkan Islam melarang muslimin mengganggu kafir dzimmi, terlebih sesama muslim.

 

Jadi, setiap negara  memiliki masalah, bahkan tidak bisa dipungkiri, di Indonesia-pun masih ada peperangan antar suku dan antar Agama.  Dengan datangnya Islam ke Indonesia-lah persatuan dan kesatuan sesama muslim serta sesama manusia terjalin dengan baik, mencontoh akhlak  yang telah diajarkan sosok yang paling sempurna Nabi Muhammad saw. Oleh karena itu,  peperangan yang dilakukan beberapa oknum sesungguhnya tidak mewakili suatu agama atau suku.

 

  1. Peperangan yang ada di Arab “sama sekali ” Tidak mewakili seluruh penduduk Arab, mereka sama halnya dengan penduduk Indonesia, ada segelintir manusia yang salah dalam memahami agama sehingga berakibat fatal dengan aksi teroris, anarkis dll.

 

  1. Seharusnya mereka malu ketika mengatakan “Islam Indonesia itu bukan Islam Arab” karena Islam yang ada Indonesia, bahkan diseluruh dunia, secara horizontal datang dari Mekkah dan Madinah tempat Nabi Muhammad saw, dilahirkan, di-utus sebagai Nabi dan Rosul, serta menyempurnakan risalahnya hingga Beliau saw wafat.

 

  1. Ketika anda ingin melihat bagaimana Islam di Arab, jangan lihat dari media yang hanya memberikan berita peperangan di Timur Tengah, karena berita itu mengabarkan perang politik bukan perang agama, meskipun sebagian pihak mengklaim dan mengatas namakan agama. Jadi lucu sekali, ketika yang perang adalah orang Arab di anggap itu perang agama, karena tidak semua penduduk arab itu muslimin atau berpegang teguh terhadap nilai-nilai Islam.

 

Tapi lihatlah dari mereka di Arab yang memahami Islam dengan benar, dari sanad keilmuan yang bersambung dengan jelas, jauh dari kekerasan yang ada di media

Mereka pun menolak aksi kekerasan seperti itu, jadi aneh jika merekapun dianggap pelaku kekerasan “hanya karena tinggal di Arab”

 

  1. Jangan melihat Islam hanya dari seorang muslim, jangan pula menilai Islam yang ada di Arab dari pemberitaan perang antar negara karena itu sama sekali tidak objektif, terkadang ada yang mengatasnamakan dirinya muslim padahal jalan pemikirannya jauh dari islam

 

Tapi lihatlah Islam dari sumbernya (al-Qur’an dan Hadits), lihatlah Islam dari  Rasulullah saw (beliau adalah orang arab, Bahkan pemimpin orang arab dan ‘ajam)

 

  1. Pemikiran dangkal seperti itu bertujuan memisahkan dan menjauhkan ummat Islam dari Nabi Muhammad saw. Sedikit demi sedikit mereka berusaha menanamkan paham bahwa arab itu buruk, keras, suka perang dll. Pada akhirnya, tujuan mereka adalah membuat Ummat membenci Nabi Muhammad saw karena beliau orang ARAB wal’iyadzu billah. Maka dari itu pemikiran seperti ini harus diberantas sampai bersih pada diri kita, keluarga dan masyarakat sekitar kita. Wallahu a’lam..

 

 

Tags:

One Comment »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.