Headline »

August 20, 2017 – 3:29 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
 
Al-Habib Muhammad bin Abdullah Al-haddar di dalam kitabnya Al-Masyrobus-Shofil-Haniy hal.173 mengisahkan:
Ada seorang laki-laki kaya raya dari Bani Isroil. Ia tidak mempunyai amal baik sama sekali, akan tetapi ia sangat menyukai untuk memberikan …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline

MEMBUDAYAKAN KAHFIAN

Submitted by on February 6, 2017 – 3:33 am

kahfi

Oleh: Ustadz Muhammad bin Husain Alhabsyi Solo

Membaca Al Qur’an adalah salah satu amalan yang paling afdhol. Semakin sering membaca Al Qur’an maka akan semakin tenang hatinya dan perasaannya. Alhamdulillah dibanyak tempat sudah banyak yang membudayakan tradisi baca Al Qur’an bersama, terutama baca surat yasin sehingga dikenal dengan istilah yasinan. Yasin adalah surat yang dikatakan sebagai jantungnya Al Qur’an.

Seiring berjalannya waktu, kita yang hidup di akhir zaman yang penuh dengan fitnah, rasanya harus memulai mentradisikan satu surat lagi untuk keselamatan kita daripada fitnah. Yaitu surat al Kahfi.

Dari sahabat Abu Sa’id al-Khudri radhiyallaahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِيْ يَوْمِ الْجُمْعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّوْرِ مَا بَيْنَ الْجُمْعَتَيْنِ.

Barangsiapa yang membaca Surah al-Kahfi pada hari Jum’at, maka cahaya orang tersebut akan menerangi hingga Jum’at berikutnya. (Hadits shahih riwayat al-Hakim dan al-Baihaqi)

Maksud hadits tersebut, orang yang membaca Surah al-Kahfi pada hari Jum’at, maka cahaya pahalanya akan menerangi hatinya, pandangannya, atau pandangan hatinya, dan atau dalam setiap langkah dan keadaannya, hingga hari Jum’at berikutnya. Atau cahaya pahalanya akan disaksikan oleh para Malaikat hingga hari Jum’at berikutnya. Demikian penafsiran sebagian ulama. (Al-Shan’ani, al-Tanwir Syarh al-Jami’ al-Shaghir).

Kemudian al Kahfi juga menjadi sebab selamatnya kita dari fitnah yang terbesar yaitu fitnah dajjal. Disabdakan oleh Rasulullah SAW :

مَا بَيْنَ خَلْقِ آدَمَ إِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ خَلْقٌ أَكْبَرُ مِنَ الدَّجَّالِ

“Tidak ada satu pun makhluk sejak Adam diciptakan hingga terjadinya kiamat yang fitnahnya (cobaannya) lebih besar dari Dajjal. (HR. Muslim)

Imam An-Nawawi radhiyallahu anhu menjelaskan, Yang dimaksud di sini adalah tidak ada fitnah dan masalah yang lebih besar daripada fitnah Dajjal.

“Sesungguhnya aku memperingatkanmu dari Dajjal. Tidak seorang nabi pun kecuali dia memperingatkan kaumnya darinya. Demikian pula Nuh, dia memperingatkan umatnya darinya.(Muttafaqun alaih)

Dari sahabat Abu al-Darda’ radhiyallaahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْف عُصِمَ مِنْ فتنة الدَّجَّالِ.

Barangsiapa yang menjaga sepuluh ayat dari permulaan surah al-Kahfi, maka ia akan dijaga dari godaan Dajjal. (Hadits shahih riwayat Ahmad, Muslim , Abu Dawud dan al-Nasa’i)

Maksud hadits tersebut, orang yang menjaga 10 ayat dari permulaan surah al-Kahfi, dengan menghafalnya di luar kepala. Demikian penafsiran sebagian ulama. Maksud dijaga dari godaan Dajjal, ia tidak akan meninggalkan agamanya dengan menjadi pengikut Dajjal. Sebagian ulama mengatakan, apabila orang yang menjaga 10 ayat tersebut, dijaga dari godaan Dajjal, sudah barang tentu akan lebih dijaga dari godaan yang lebih kecil daripada godaan Dajjal. (Lihat, al-Shan’ani, al-Tanwir Syarh al-Jami’ al-Shaghir).

Mari kita budayakan kahfian untuk selamat dari zaman yang penuh fitnah. Jangan merasa bahwa sosok dajjal masih jauh munculnya. Kita harus merasa khawatir untuk diri kita dan keluarga kita. Karena sebelum munculnya sosok dajjal, maka fitnah dajjal berupa pemikiran dan aliran sudah merebak diantara kita. Maka sangat pantas sekali apabila kita merasa khawatir.

Apabila satu surat dirasa terlalu panjang maka untuk memulai, bisa kita biasakan malam jumat baca al Kahfi utuh dan diselainnya kita baca 10 ayat pertama surat al Kahfi.

Semoga kita tergolong orang yang selamat dunia akhirat.

Amiinn Yaa Robbal ‘Alamin.

Tags:

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.