Headline »

August 20, 2017 – 3:29 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
 
Al-Habib Muhammad bin Abdullah Al-haddar di dalam kitabnya Al-Masyrobus-Shofil-Haniy hal.173 mengisahkan:
Ada seorang laki-laki kaya raya dari Bani Isroil. Ia tidak mempunyai amal baik sama sekali, akan tetapi ia sangat menyukai untuk memberikan …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Majelis Ifta'

Hukum Wanita Haid Masuk Masjid

Submitted by on January 27, 2017 – 12:43 am

wanitamasjid

Pertanyaan :

Bagaimana hukum seorang wanita yang sedang haid memasuki masjid?
Karena ada beberapa ulama yang mnyebut boleh ada juga yang menyebut tidak boleh bahkan menentang, karena sudah ada penjelasannya di kitab-kitab fiqih. Mohon penjelasannya.

Zhaqyach Dunia Cakrawala

Jawaban :

Masuk masjid itu ada dua gambaran:

  1. Lubsu (berdiam) yaitu berdiam walau sebentar dalam masjid atau berjalan berputar-putar.
  2. Ubur (lewat) yaitu masuk dari satu pintu dan keluar dari pintu lainnya.

Wanita haid tidak diperkenankan lubtsu di masjid walau pun ia merasa pasti tidak akan mengotorinya. Disamakan denganberdiam di masjid adalah mondar-mandir tanpa diam di dalam masjid. Itu juga dilarang bagi wanita yang sedang haid.

Sedangkan Ubur (lewat) boleh dengan syarat tidak takut darah haidnya mengotor masjid. Jadi apabila wanita haid tidak khawatir mengotori masjid, tidak apa melewati masjid tapi hukumnya makruh.

Referensi:

مغني المحتاج إلى معرفة ألفاظ المنهاج – (ج 2 / ص 32)
( وَيَحْرُمُ بِهِ ) أَيْ بِالْحَيْضِ ( مَا حَرُمَ بِالْجَنَابَةِ ) مِنْ صَلَاةٍ وَغَيْرِهَا ؛ لِأَنَّهُ أَغْلَظُ ، وَيَدُلُّ عَلَى أَنَّهُ أَغْلَظُ مِنْهَا أَنَّهُ يَحْرُمُ بِهِ مَا يَحْرُمُ بِهَا ( وَ ) أَشْيَاءُ أُخَرُ : أَحَدُهَا ( عُبُورُ الْمَسْجِدِ إنْ خَافَتْ تَلْوِيثَهُ ) صِيَانَةً لِلْمَسْجِدِ عَنْ النَّجَاسَةِ ، فَإِنْ أَمِنَتْهُ جَازَ لَهَا الْعُبُورُ كَالْجُنُبِ لَكِنْ مَعَ الْكَرَاهَةِ كَمَا فِي الْمَجْمُوعِ ، وَلَا خُصُوصِيَّةَ لِلْحَائِضِ بِهَذَا ، بَلْ كُلُّ مَنْ بِهِ نَجَاسَةٌ يُخَافُ تَلْوِيثُ الْمَسْجِدِ مِنْهَا مِثْلُهَا كَمَنْ بِهِ سَلَسُ الْبَوْلِ وَاسْتِحَاضَةٌ وَمَنْ بِنَعْلِهِ نَجَاسَةٌ رَطْبَةٌ ، فَإِنْ أَرَادَ الدُّخُولَ بِهِ فَلْيُدَلِّكْهُ قَبْلَ دُخُولِهِ

 

 

Tags: , ,

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.