Headline »

August 18, 2017 – 9:16 am | Edit Post

Share this on WhatsAppPesan Kemerdekaan yang disampaikan oleh Al – Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf dalam upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 di lingkungan Pondok Pesantren Sunniyah Salafiyah – Pasuruan
Kamis, 17 Agustus 2017 …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Kalam Salaf

​CINTA AHLUL BAIT, TANGGA PERTAMA MENJADI WALIYULLAH.

Submitted by on January 24, 2017 – 12:16 am

Allah swt berfirman kepada kekasihnya Nabi muhammad saw ” katakan kepada ummat-Mu wahai Muhammad, aku tidak meminta balasan apapun kepada kalian atas dakwah-Ku kecuali balasan CINTA kepada keluarga-Ku”

قال الله تعالى : قل لا أسالكم عليه اجرا إلا المودة فى القربى.
Al-Habib Abdullah bin Muhsin al-Athos Kramat Empang berkata ” Sesungguhnya tidak nampaknya keistimewaan ahlul bait ( alawiyyin) kepada manusia itu adalah satu bentuk rahmatnya Allah swt yang diberikan kepada seluruh manusia. Apabila keistimewaan tersebut nampak, maka wajib bagi seluruh manusia untuk menghormati dan mengagungkannya dengan penghormatan dan pengagungan yang pantas sesuai keistimewaannya.
Penghormatan dan pengagungan itu sangat sulit dilakukan oleh mayoritas manusia. Oleh karenanya yang nampak saat ini pada diri ahlul bait ( alawiyyin ) adalah dari segi manusiawi aja karena demi menutupi keistimewaannya.

Cinta kepada ahlul bait adalah dasar untuk menyingkap hijab-hijab yang menghalanginya dari Allah SWT. Cinta kepada ahlul bait akan memunculkan cahaya bagi pecinta yang bisa menggiring dan menunjukannya kepada kebenaran, sebaliknya benci kepada ahlul bait akan menghantarkannya kepada kesesatan.
Imam syafi’i berkata di dalam syair gubahannya:

Wahai keluarga Nabi ( ahlul bait ) cinta kepada kalian wajib hukumnya,

Yang telah diterangkan oleh Allah swt di dalam firmannya ( Alqur’an )

Cukup bagi kalian dari agungnya ukuran, sesungguhnya orang yang tidak bersholawat kepada kalian maka tidak dianggap sholawat.
Wallahu a’lam.

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.