Headline »

October 19, 2017 – 6:10 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
 
Anak kecil terkadang dianggap remeh, dan tidak berguna. Namun ternyata anak kecil bisa mengajarkan kepada kita ilmu tentang kewalian.
 
قال الامام السيوطي: خمس خصال في الاطفال لو كانت في الكبار مع ربهم لكانوا …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline

KETEGASAN DAN KELEMBUTAN SAYYIDINA UMAR BIN KHATTAB

Submitted by on January 21, 2017 – 10:43 pm

 

Sayyidina Umar bin Khattab adalah orang yang pertama kali di juluki dengan gelar amirul mukminin, dan juga diberi Kun-yah(julukan yang bagus) oleh Nabi Muhammad ﷺ  yaitu Abu-hafsin/singa, sebab Nabi ﷺ Melihat sifat tegas dan berani didalam diri sayyidina Umar, Nabi juga memberi julukan Al-Faruq kepada sayyidina Umar karena beliau bisa memisahkan antara yang haq dan bathil, sayyidina Umar adalah sahabat Nabi Muhammad ﷺ yang pertama kali berani secara terang-terangan dengan keislamannya

Sebab-sebab masuk islamnya sayyidina Umar adalah berkat doa Nabi Muhammad ﷺ : ya Allah muliakan islam dengan salah satu laki-laki yang engkau cintai di antara kedua hambamu: yaitu Umar bin Khattab atau Amr bin Hisyam/Abu jahal.

Keesokan harinya datanglah sayyidina Umar kepada Nabi Muhammad ﷺ dan saat itu Nabi ﷺ  bersama para sahabat-sahabatnya lalu sayyidina Umar mengucapkan dua kalimat syahadat, maka bertakbir orang-orang muslim yang mendengar syahadatnya sayyidina Umar karena senang dengan kejadian tersebut.

Sayyidina Umar adalah termasuk sahabat yang dijamin Masuk surga oleh Nabi Muhammad ﷺ

Sayyidina Umar adalah paling utama dan paling mulianya sahabat setelah Sayyidina Abu bakar, para sahabat sepakat atas luasnya ilmu beliau, atas kezuhudan dan ketawadhuan sayyidina Umar, beliau sangat sayang, rahmat kepada orang-orang muslim, beliau sangat perhatian dengan kebutuhan, kemaslahatan umat islam.

Diantara bentuk perhatian sayyidina Umar kepada rakyatnya beliau selalu membawakan air dan kebutuhan rumah tangga pada waktu malam hari  kepada rakyatnya yang sedang sakit berkepanjangan, kepada orang-orang yang sudah lanjut usia, dan beliau  perhatian juga kepada wanita-wanita yang ditinggal oleh suaminya sebab menjalankan tugas jihad, beliau selalu bertanya kepada mereka “apakah kalian butuhkan ?” Maka wanita-wanita tersebut mengutus budak-budaknya untuk pergi bersama sayyidina Umar, kemudian beliau membelikan apa yang dibutuhkan oleh wanita-wanita tersebut, sedangkan wanita yang tidak mempunyai budak maka sayyidina Umar sendiri yang membeli dan membawakanNya ke rumah mereka yang membutuhkan.

Sayyidina Umar sangatlah tegas dan berani, tapi ketegasan dan keberaniannya tidak melupakan beliau dari bergurau, bercanda dengan keluarganya, dikisahkan bahwasannya salah satu staf beliau masuk kedalam rumah sayyidina Umar dan dia mendapatkan sayyidina Umar sedang terlentang sedangkan anak-anak sayyidina Umar sedang asyik bermain diatas perut sayyidina Umar, maka staf tersebut mengingkari dan tidak senang dengan kejadian tersebut, lalu sayyidina Umar bertanya kepada stafnya : “bagaimana perilaku kamu dengan keluarga kamu ?” Staf menjawab : “oh , kalau aku berbeda dengan kamu wahai amirul-mukminin, jika aku masuk rumah maka yang asalnya berbicara langsung diam karena takut melihat aku.” sayyidina Umar berkata: “jika demikian mulai sekarang kamu saya pecat, sebab kamu tidak memiliki belas kasih kepada keluarga kamu, lantas bagaimana mungkin kamu akan berbelas kasih kepada umat Nabi Muhammad ﷺ .”

Sumber: Al-Jawahir Al-Lu’luiyyah, Syarah Arbain an-Nawawiyah

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.