Headline »

October 17, 2017 – 1:05 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Oleh: Sayyid Husein Ali Assegaf*
Pertanyaan seperti itu akhir-akhir ini sering muncul bahkan dari mereka yang mungkin tidak mengerti apa yg dinamakan ” dalil ”
Memang betul , bahwa seseorang berhak menanyakan dalil atau …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Artikel, Headline, Rudud

Menjawab Pluralisme (Bagian-1)

Submitted by on January 16, 2017 – 4:42 am

2_62
“Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”(QS Al Baqarah – 62)

Mereka berkata:

Ayat di atas merupakan bukti diakuinya faham pluralisme agama dalam Islam. Ungkapan yang disampaikan begitu jelas bahwa setiap orang yang beramal saleh, maka ibadahnya akan diterima Allah tanpa memandang agamanya, baik Muslim, Nasrani, Yahudi atau lainnya. Jadi, surga bukan monopoli suatu agama, tetapi milik semua yang berserah diri pada-Nya, apa pun agamanya.

Kami Menjawab:

Ayat-ayat Al-Qur`an merupakan contoh keharmonisan yang monumental. Setiap ayat Al-Quran memiliki makna yang serasi, saling menafsiri, dan jauh dari kontradiksi. Allah berfirman :
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا النساء: 82
“ Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Quran? Kalau kiranya Al-Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka akan mendapati pertentangan yang banyak di dalamnya.“ (QS An Nisa : 82)

Ayat-ayat Al-Quran dengan lugas menerangkan batasan yang jelas antara agama yang benar dan agama yang salah, serta menegaskan tanpa keraguan mengenai agama yang benar disisi-Nya :
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ  آل عمران: 19
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam.”(QS Ali Imran : 19)

Dalam ayat lain disebutkan :

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا  المائدة: 3
“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam menjadi agama bagimu.” (QS Al Ma`idah : 3)

Tidak hanya itu, Al-Qur`an juga menjelaskan bahwa mereka yang mencari keselamatan di luar Islam, bukan hanya salah tapi juga akan menjadi orang-orang yang merugi di akhirat :
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ  آل عمران: 85

“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS Ali Imran : 85)

Seorang pendukung Pluralisme fanatik, mungkin akan berusaha untuk memalingkan makna ayat-ayat di atas dengan mengatakan bahwa yang dimaksud Islam disini adalah penyerahan diri secara total pada Tuhan , dan bukan suatu kumpulan ibadah yang dinamakan agama.
Kita tidak perlu mempedulikan ucapan tanpa dasar ini, yang entah dari mana mereka mendapatkan penafsiran ini. Allah telah menjelaskan dalam ketiga ayat di atas bahwa Islam adalah agama di sisi-Nya, agama yang diridhai, dan agama satu-satunya. Jelas Allah berfirman bahwa Islam adalah agama sementara mereka masih berani mengatakan itu bukan Agama.
Jika kita masih ragu, perhatikan jawaban Rasulullah ketika ditanya mengenai Islam. Beliau bersabda :
يَا مُحَمَّدُ أَخْبِرْنِى عَنِ الإِسْلاَمِ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الإِسْلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَتُقِيمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِىَ الزَّكَاةَ وَتَصُومَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيلاً.
“Islam itu adalah hendaknya engkau bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, dan engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan berhaji ke Baitullah bagi orang yang mampu menempuhnya.” (HR Muslim)

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.