Headline »

May 23, 2017 – 3:08 pm | Edit Post

Share this on WhatsApp
Oleh : Ali Muhammad Baagil, Alumni Fakultas Al Quran Sunniyah Salafiyyah Pasuruan
Perintah puasa ramadhan diturunkan oleh Allah swt pada bulan sya’ban tahun kedua hijriyah, namun puasa bukanlah hal baru bagi umat islam …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Uncategorized

​RAHMATAN LIL-ALAMIIN DI DUNIA DAN AKHERAT.

Submitted by on January 5, 2017 – 1:26 am


Allah swt berfirman
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.
Imam Fakhrur Rozi menafsiri ayat tersebut bahwasanya Nabi Muhammad saw adalah makhluk yang penuh rahmat di dalam urusan agama dan dunia. 
Adapun rahmat beliau  dalam urusan agama adalah diutusnya beliau di tengah-tengah umat yang penuh kesesatan dan kebodohan. 

Kala itu Nasrani dan Yahudi mengalami kebingungan dalam agamanya karena  kekosongan waktu yang lama antara mereka dengan zaman para nabi, sehingga terputuslah kabar langit dari mereka, kitab-kitab mereka juga banyak kontradiksi, hingga akhirnya Allah swt mengutus Nabi Muhammad saw saat para pencari kebenaran tidak lagi menemukan jalan menuju kebahagiaan dan kebenaran.
Rasulullah saw mengajak dan menjelaskan bagi mereka jalan kebenenaran, beliau ajarkan syariat dan cara membedakan halal dan haram, akan tetapi yang bisa mengambil manfaat dari rahmat Nabi saw hanyalah orang yang memang bertujuan mencari kebenaran, serta tidak fanatik buta kepada pendeta-pendetanya, tidak membangkang dan tidak sombong untuk menerima yang haq.
Adapun rahmat Nabi Muhammad saw di dunia adalah terbebasnya manusia dari berbagai peperangan, kebencian dan pertikaian, mereka meraih kemenangan berkat agama yang dibawa Nabi Muhammad saw.
(Jawahirul bihar hal.174 )

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.