Headline »

December 13, 2017 – 2:00 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Di antara umat beliau SAW, ada yang susah-payah mendatangi telaga dalam keadaan kehausan, namun ketika mendekat, ia dihalau dari telaga dan tidak diizinkan untuk meminum setetes pun darinya. Merekalah orang-orang yang merugi.
Imam …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Uncategorized

MAHALUL QIYAM

Submitted by on December 11, 2016 – 7:17 am

ANJURAN PARA ULAMA’ UNTUK BERBAHAGIA ATAS KELAHIRAN NABI MUHAMMAD SAW.
Syech Zaini Dahlan berkata dalam kitabnya ad-durorus-saniyyah hal.190 ” termasuk dari bentuk mengagungkan Nabi Muhammad saw adalah berbahagia di malam lahirnya Nabi Muhammad saw dan membaca maulid di malam tersebut”
قال الشيخ أحمد زيني دحلان ؤحمه الله تعالى : ومن تعظيم صلى الله عليه وسلم الفرح بليلة ولادته وقراءة المولد.
Imam Suyuti berkomentar juga mengenai kelahiran Nabi Muhammad saw di dalam kitabnya Al-hawi lil-fatawi juz.1 hal.196 ” dianjurkan bagi kita sebagai ummat Nabi Muhammad saw untuk menampakan wujud syukur kepada Allah swt atas lahirnya Nabi Muhammad dengan cara berkumpul, memberikan makanan dan selain sebagainya dari bentuk ibadah dan dari bentuk menampakan kebahagiaan”
قال السيوطي رحمه الله تعالى : يستحب لنا اظهار الشكر بمولده صلى الله عليه وسلم والاجتماع واطعام الطعام ونحو ذلك من وجوه القربات واظهار المسرات.
Makruf al-kurkhi juga berkomentar mengenai perayaan maulid, beliau berkata ” siapa orang yang menyediakan makanan karena untuk pembacaan maulid, kemudian dia mengumpulkan saudara-saudaranya, menyalakan lampu, memakai pakaian baru memakai minyak wangi tidak ada tujuan lain kecuali untuk mengagungkan kelahiran Nabi Muhammad saw maka Allah swt akan membangkitkan dan mengumpulkan dia kelak di hari qiamat  bersama kelompok unggulan dari para Nabi-Nabi dan dia berada di tempat tertinggi yaitu illiyyiin.
وقال معروف الكرخي قدس الله سره من هيأ طعاما لاجل قراءة مولد النبي صلى الله عليه و سلم وجمع اخوانا واوقد سراجا ولبس جديدا وتبخر وتعطر تعظيما لمولد النبي صلى الله عليه وسلم حشره الله يوم القيامة مع الفرقة الاولى من النبيين وكان فى اعلى عليين.
Wallahu a’lam.

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.