Headline »

August 18, 2017 – 9:16 am | Edit Post

Share this on WhatsAppPesan Kemerdekaan yang disampaikan oleh Al – Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf dalam upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 di lingkungan Pondok Pesantren Sunniyah Salafiyah – Pasuruan
Kamis, 17 Agustus 2017 …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Majelis Ifta'

Hak Waris Anak Tiri

Submitted by on October 18, 2009 – 12:13 pm

rupiahAssalamu Alaikum Wr. Wb.
Pengasuh yang terhormat, kami mengajukan pertanyaan mohon untuk dijawab sejelasnya. Begini, ayah saya mempunyai ibu tiri tanpa anak dan tanpa saudara ( semua sudah meninggal). Sekitar 4 bulan lalu ibu tiri ayah meninggal. Pertanyaannya apakah ayah saya beserta saudara-saudaranya berhak menerima harta warisan ibu tirinya . Dulu ibu tiri ayah menerima warisan tanah dan bangunan dari bapaknya ayah (kakek penanya) yang sekarang ditinggalkan.
Demikian pertanyaan saya atas perhatiannya dan jawabannya saya ucapkan terima kasih,jazakumullahu khairul jaza.
Wassalamu Alaiukm Wr.Wb.
Hormat Saya, Suedi Ahmad  suediahmad@gmail.com

FORSAN SALAF menjawab :

Sebab-sebab terjadinya warisan ada 3 yaitu :

  1. Nasab (hubungan kekerabatan), seperti hubungan antara ayah/ibu dan anak kandungnya, atau hubungan saudara sekandung atau seayah. Antara satu sama lain diantara mereka menjadi ahli waris.
  2. Perkawinan, seperti hubungan antara suami-istri. Suami menjadi ahli waris dari istrinya yang meninggal, begitu juga sebaliknya selama belum ditolak dan telah habis masa iddahnya.
  3. Wala’ bagi orang yang memerdekakan budaknya.

Jadi, anak tiri bukan termasuk ahli waris dari ibu tirinya dikarenakan tidak ada salah satu sebab di atas. Adapun ibu tiri mendapatkan warisan dari suaminya itu karena adanya ikatan perkawinan.

تكملة زبدة الحديث /7-8

الإرث لغة : البقاء وانتقال الشيئ من قوم الى قوم آخرين، وشرعا : حق قابل للتجزي يثبت لمستحق بعد موت من له ذلك لقرابة بينهما ونحوها.

اسباب الإرث ثلاثة : النسب، والنكاح، والولاء

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.