Headline »

October 17, 2017 – 1:05 am | Edit Post

Share this on WhatsApp
Oleh: Sayyid Husein Ali Assegaf*
Pertanyaan seperti itu akhir-akhir ini sering muncul bahkan dari mereka yang mungkin tidak mengerti apa yg dinamakan ” dalil ”
Memang betul , bahwa seseorang berhak menanyakan dalil atau …

Read the full story »
Artikel

Tulisan-tulisan bermuatan ilmu dan wacana yang bakal memperluas cakrawala pengetahuan.

Kalam Salaf

Pitutur dan nasehat ulama salaf yang senantiasa melipur kegundahan dan menyegarkan kedahagaan rohani.

Konsultasi Umum

Konsultasi bersama Habib Taufik bin Abdulkadir Assegaf untuk memecah problematika di tengah keluarga dan masyarakat.

Majelis Ifta'

Tanya jawab permasalahan fikih dan lainnya yang dipandu LBM (Lajnah Buhuts wal Muraja'ah) Sunniyah Salafiyah.

Program Streaming

Sajian beragam program menarik bernuansa islami yang bisa menyirami hati anda di tengah aktivitas

Home » Konsultasi Umum

Dakwah Kepada Teman Sejawat

Submitted by on October 6, 2009 – 5:40 pm 4 Comments

begadangAssalamualaikum.

langsung saja, saya mau tanya bagaimana cara kita dakwah di kalangan sahabat kita yg slalu ketemunya di waktu nongkrong/majlas saja? dan apabila kita pakai busana muslim mereka mala jauh? dan apabila kita jauhi mereka tambah brutal? terimah kasih sebelumya dan ma,af karna saya baru bisa kom.

Wassalam

FORSAN SALAF menjawab :

Berdakwah adalah tugas suci yang menjadi tugas para Nabi beserta pengikut-pengikutnya. Allah SWT befirman kepada Nabi Muhammad SAW dalam Al-Qur’an:

قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي

Katakanlah wahai Muhammad : “Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, (Q.S. Yusuf / 108)

Di dalam berdakwah, harus membekali diri terlebih dahulu. Apakah mampu dalam berdakwah kepada orang-orang yang melanggar agama. Artinya jika yakin bahwa akan kekuatan iman dirinya dan aman akan pengaruh orang-orang yang melanggar, maka itu menjadi perkara yang sangat baik. Akan tetapi jika masih meragukan kekuatan imannya serta kekokohan dirinya atas pengaruh, maka jangan sekali-kali berspekulasi atas keselamatan dirinya, karena bisa jadi bukan ia yang merubah mereka yang melanggar, akan tetapi ia yang berubah menjadi orang yang tidak baik. Apalagi jika meyakini dirinya akan terpengaruh, maka hal itu bukanlah hal yang bijak. Sama halnya dengan seorang dokter yang mengobati orang terkena penyakit kudis atau penyakit menular lainnya. Ia pasti mengantisipasi agar tidak tertular dengan cara memakai sarung tangan atau obat yang bisa mematikan bakteri. Namun jika bukan seorang dokter, maka jangan sekali-kali untuk mengobatinya, karena bisa jadi orang yang sakit sembuh tapi ia tertular penyakitnya. Atau sama dengan menolong orang yang tenggelam di lautan, jika dia sebagai perenang yang hebat maka sangatlah baik menyelamatkan orang tersebut. Namun jika dia bukan perenang yang hebat atau bahkan tidak bisa berenang sama sekali, maka jangan sekali-kali berusaha untuk menolongnya, karena bisa jadi orang itu selamat sedangkan dia tenggelam di lautan.

Ringkasnya selamatkan diri anda kemudian keluarga anda lalu orang lain.

4 Comments »

  • muhammad says:

    yup betul sekali jangan jadi lilin yang menerangi orang lain tetapi malah dirinya yang terbakar.
    silahkan majlas ama mereka kalau lambat laun mereka anda dapat memengaruhi mereka.
    namun jika anda yang terpengaruh maka sebaiknya anda ambil seribu langkah deh.
    sekian………..

  • forsan salaf says:

    jadilah matahari yang terang dan menerangi…
    atau jadilah misk yang harum dan mengharumkan..
    jangan menjadi lilin yang menerangi tapi dirinya terbakar..
    atau jarum menjahit pakaian tapi dirinya tanpa busana..
    atau seperti buku memberikan ilmu kepada pembaca tapi dirinya tidak menguasai ilmu..

  • maf says:

    maaf habaib tapi apakah hanya orang seperti ustad, habaib dll. bgaimana hubungannya dgn orang awam, saya lihat (maaf)banyak artis2 yang beralih mendakwah

  • yayak says:

    Dakwah islamiyah merupakan kewajiban bagi umat islam mulai kepada diri sendiri, keluarga, saudara, temen, sahabat sampai yg lebih luas. Kalo tdk mampu tentu untuk diri sendiri….

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.